RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah terus memantapkan terwujudnya layanan perpanjangan kereta rel listrik (KRL) Ccommuter Line Surabaya-Pasuruan (Supas) hingga Stasiun Probolinggo.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saat ini sedang menggodok anggaran subsidi untuk tarif KRL Commuter Line Surabaya-Pasuruan-Probolinggo.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub Arif Anwar mendukung upaya KAI Commuter dalam mempersiapkan perpanjangan relasi layanan Commuter Line Supas menuju Kota Probolinggo.
“Saat ini kami terus mengawal proses persiapan operasional KA ini agar dapat dioperasikan sesuai target,” kata Arif dalam keterangan resminya, Jumat (16/1/2026).
Arif melanjutkan, Kemenhub telah melakukan koordinasi dengan pihak KAI Commuter selaku operator untuk segera memenuhi kelengkapan pelayanan penumpang yang dibutuhkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Kami akan pantau secara langsung di lapangan terkait dengan progres pemenuhan kelengkapan sesuai peraturan yang berlaku di stasiun-stasiun yang akan melayani KA Commuter ini, dan jika sudah terpenuhi seluruhnya maka kami akan mendorong pihak operator untuk segera mengajukan izin operasi,” lanjutnya.
DJKA, kata Arif, akan mengucurkan subsidi Public Service Obligation (PSO) pada layanan KA Commuter untuk memastikan tarif tetap terjangkau bagi masyarakat.
Di sisi lain, DJKA bersama dengan KAI Commuter juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo untuk mewujudkan integrasi transportasi lokal sebagai transportasi lanjutan menuju pusat kota dan kawasan wisata.
“Kami mohon dukungan agar rangkaian proses persiapan operasional layanan KA ini dapat berjalan lancar sehingga KA ini dapat segera dinikmati oleh masyarakat yang ingin bepergian dari Surabaya menuju Probolinggo maupun sebaliknya,” ujarnya.
Sebelumnya, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan saat ini rata-rata volume pengguna Commuter Line Supas sebanyak 4.417 orang per hari atau 130.000-140.000 orang per bulan.
Perpanjangan Commuter Line Supas menuju Kota Probolinggo diharapkan akan mendongkrak okupansi layanan kereta ini.
“Dengan adanya penambahan lintas layanan ini diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat di wilayah Jawa Timur,” kata Karina.
Karina menuturkan perpanjangan rute layanan ini akan dilakukan pada operasional Commuter Line Supas.
Lintas pelayanan Commuter Line akan diperpanjang hingga Stasiun Probolinggo, dengan jarak tempuh dari 63 km menjadi 101 km.
Menurutnya, langkah strategis ini juga diambil pemerintah dan KAI Commuter untuk meningkatkan jangkauan layanan KA Lokal PSO yang saat ini perjalanannya berakhir di Stasiun Pasuruan.
Lebih lanjut Karina menambahkan bahwa Commuter Line Supas yang saat ini melayani relasi Surabaya – Pasuruan nantinya menjadi Surabaya – Pasuruan – Probolinggo.
Rencana ini juga dilakukan sebagai dukungan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, mendukung sektor pariwisata, serta mendorong perekonomian masyarakat khususnya di wilayah Jawa Timur. (nis/opi)
Editor : Nofilawati Anisa