Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Kuota Stimulus Pelni untuk Nataru Terserap 91 Persen

Nofilawati Anisa • Senin, 5 Januari 2026 | 13:31 WIB

 

MELAUT: Antusiasme masyarakat memanfaatkan diskon tiket kapal Pelni terus meningkat. Menjelang akhir masa program, serapan kuota tercatat mendekati penuh.
MELAUT: Antusiasme masyarakat memanfaatkan diskon tiket kapal Pelni terus meningkat. Menjelang akhir masa program, serapan kuota tercatat mendekati penuh.

RADAR SURABAYA BISNIS – Pelni mencatat serapan kuota stimulus ekonomi berupa diskon tiket kapal sebesar 20 persen dari tarif dasar pada kelas ekonomi mencapai 91 persen sebelum batas akhir pada 10 Januari 2026.

Program ini berlangsung sejak 21 November 2025 dengan jadwal keberangkatan kapal mulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Berdasarkan data per 3 Januari 2026, penjualan tiket diskon Pelni telah mencapai 369.042 tiket atau setara dengan penyerapan 91 persen dari total anggaran Rp 24,8 miliar.

Sementara itu, pada periode 17 Desember 2025-3 Januari 2026, realisasi jumlah penumpang tercatat sebanyak 292.360 penumpang.

Puncak realisasi arus mudik terjadi pada 18 Desember 2025 dengan jumlah 27.765 penumpang.

Angka tersebut meningkat 97 persen dibandingkan periode yang sama dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 14.046 penumpang.

Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda mengatakan, tingginya realisasi stimulus ekonomi hingga 91 persen serta peningkatan jumlah penumpang menunjukkan kepercayaan masyarakat.

Sekaligus menunjukkan efektivitas program dalam menghadirkan layanan transportasi yang lebih terjangkau.

“Program diskon dinilai efektif dalam mendorong peningkatan mobilitas masyarakat, untuk jumlah penumpang hari ini saja mencapai 20.617 orang atau meningkat 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama,” ujar Ditto, Senin (5/1/2026).

Ditto menambahkan, sejumlah rute mencatat jumlah penumpang tertinggi selama periode program, antara lain Belawan-Batam (17.380), Batam-Belawan (17.092), Makassar-Bau-Bau (5.822), Jayapura-Biak (5.279), dan Bau-Bau-Makassar (5.113).

“Hanya tersisa 1 minggu sebelum penutupan program pada keberangkatan 10 Januari 2026, kami memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 5 Januari 2026 dengan proyeksi mencapai 24.718 penumpang. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat yang masih merencanakan perjalanan untuk segera membeli tiket melalui aplikasi Pelni Mobile atau channel resmi Pelni sebelum kuota habis dan tarif kembali normal,” tambah Ditto.

Meskipun animo masyarakat sangat tinggi, Ditto menegaskan bahwa Pelni tetap memperhatikan standar keselamatan sesuai dengan regulasi pemerintah.

Seluruh armada yang beroperasi selama periode Nataru telah melalui inspeksi secara ketat dan didukung koordinasi intensif dengan otoritas pelabuhan serta stakeholder terkait untuk memastikan kelancaran operasional. (nis/opi)

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Minggu, 4 Januari 2026, Galeri24 dan UBS Kompak Turun, Cek Rinciannya

Pelabuhan Kedatangan Terpadat:
1. Makassar (28.324 penumpang)
2. Ambon (24.799 penumpang)
3. Batam (20.349 penumpang)
4. Belawan (19.559 penumpang)
5. Bau-Bau (17.573 penumpang)

Pelabuhan Keberangkatan Terpadat :
1. Makassar (27.039 penumpang)
2. Ambon (25.528 penumpang)
3. Batam (20.613 penumpang)
4. Belawan (19.208 penumpang)
5. Kupang (17.152 penumpang)

Sumber: Pelni

 

Editor : Nofilawati Anisa
#20 Persen #layanan #diskon tiket #kuota #libur nataru #pelni #stimulus ekonomi #transportasi #ditto pappilanda #keselamatan