Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

SPBU BP-AKR Kembali Dapat Pasokan 130 Ribu Barel BBM Murni

Nofilawati Anisa • Sabtu, 29 November 2025 | 15:43 WIB
AKTIF: Setelah Oktober 2025 lalu dapat pasokan 100 ribu barel BBM murni, kali ini BP-AKR dapat pasokan lagi dari Pertamina sebanyak 130 ribu barel.
AKTIF: Setelah Oktober 2025 lalu dapat pasokan 100 ribu barel BBM murni, kali ini BP-AKR dapat pasokan lagi dari Pertamina sebanyak 130 ribu barel.

RADAR SURABAYA BISNIS - PT Pertamina Patra Niaga kembali menyalurkan pasokan bahan bakar murni atau base fuel tahap kedua sebesar 130 ribu barel kepada PT Aneka Petroindo Raya (APR), perusahaan yang menaungi jaringan SPBU BP-AKR.

Sebelumnya, Pertamina telah menyalurkan pasokan BBM murni kepada SPBU BP-AKR pada Oktober 2025 sebanyak 100 ribu barel.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan sejak pemerintah memberi arahan pelayanan Business to Business (B2B) ke badan usaha swasta, total pasokan BBM yang telah disalurkan kepada BP-AKR mencapai 330 ribu barel.

"Untuk penyaluran tahap kedua, pasokan yang dilayani kepada PT APR sebanyak 130 MB dengan total yang disalurkan untuk SPBU-SPBU BP-AKR sejak Oktober sebanyak 230 ribu barel," kata Roberth dalam keterangan tertulis dikutip, Jumat (28/11).

Menurut dia, Pertamina Patra Niaga dan PT APR berkomitmen memastikan ketersediaan BBM serta distribusi energi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Adapun, kolaborasi dengan badan usaha swasta menjadi bukti nyata bahwa menjaga energi adalah kerja bersama.

Ke depannya Pertamina Patra Niaga masih terbuka untuk menyalurkan melakukan proses kolaborasi dalam membantu pasokan badan usaha swasta ini dengan menjunjung tinggi mekanisme compliance dan governance secara B2B.

Proses B2B dari sisi jumlah kebutuhan berdasarkan volume permintaan, pelaksanaan tender supplier yang dilakukan dengan aspek GCG dan konfirmasi berulang dengan customer, pelaksanaan join surveyor, sampai dengan mekanisme open book untuk negosiasi aspek komersial dilaksanakan, sampai akhirnya proses bongkar dilaksanakan dan diterima badan usaha swasta untuk disalurkan kepada masyarakat.

"Komoditi BBM yang dipasok kepada badan usaha swasta yang dalam hal ini PT APR telah memenuhi seluruh requirements dari APR sebagai bentuk komitmen tindak lanjut atas arahan pemerintah," pungkas Roberth. (ara/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#radar surabaya bisnis #bbm #PT Aneka Petroindo Raya #pasokan #badan usaha swasta #BP AKR #bbm murni #Pertamina Patra Niaga