Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Angkutan Batu Bara KAI Naik Hampir 2 Juta Ton

Nofilawati Anisa • Minggu, 9 November 2025 | 16:39 WIB

JALAN: KAI mencatat kenaikan angkutan batu bara 1,98 juta ton dan menjadi bukti komitmen menjaga energi nasional tetap mengalir.
JALAN: KAI mencatat kenaikan angkutan batu bara 1,98 juta ton dan menjadi bukti komitmen menjaga energi nasional tetap mengalir.


RADAR SURABAYA BISNIS - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume angkutan batu bara mencapai 47.775.610 ton sepanjang Januari–Oktober 2025.

Angka ini naik hampir dua juta ton, tepatnya 1.985.782 ton, atau 4,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 45.789.828 ton.

Selama periode yang sama, angkutan batu bara ini juga menyumbang 83 persen dari total angkutan barang KAI yang mencapai 57.556.900 ton.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan, batu bara menjadi komoditas penting untuk pasokan energi nasional. Khususnya bahan baku PLTU di Jawa dan Bali yang menyuplai listrik ke rumah tangga, industri, hingga fasilitas publik.

"Batu bara ini sebagian besar digunakan sebagai bahan baku pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Pulau Jawa dan Bali, yang menyuplai listrik ke rumah tangga, menghidupkan fasilitas penting seperti rumah sakit, sekolah, kantor, pusat perbelanjaan, serta mendukung industri dan usaha kecil di seluruh Indonesia," ujar Anne, Minggu (9/11/2025).

Dengan semakin meningkatnya volume angkutan, KAI terus memperkuat layanan logistik yang efisien, tepat waktu, dan ramah lingkungan.

Sejak Februari 2025, seluruh lokomotif KAI telah menggunakan Biosolar B40, sebagai langkah nyata menuju transportasi rendah emisi.

"Penggunaan B40 mendukung angkutan kereta api sebagai pilihan logistik yang lebih ramah lingkungan, dengan emisi yang lebih rendah dan tingkat biodegradasi yang tinggi," tambah Anne.

Untuk mendukung target pertumbuhan 15 persen angkutan barang pada 2029, KAI juga tengah mengembangkan Terminal Tarahan II dan fasilitas bongkar-muat di Kertapati.

Pengembangan tersebut akan menambah kapasitas logistik nasional secara signifikan.

Dengan langkah strategis ini, KAI menegaskan perannya dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat sistem logistik berkelanjutan di Indonesia. (nis/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#angkutan #radar surabaya bisnis #energi nasional #kereta api indonesia #anne purba #batu bara