Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Penyusunan Perpres soal Aturan Ojek Online Dapat Dukungan Pelaku Usaha

Nofilawati Anisa • Kamis, 30 Oktober 2025 | 05:14 WIB
Ade Mulya
Ade Mulya

RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah terus menciptakan landasan regulasi untuk menjamin keberlanjutan, keadilan, dan transparansi dalam industri transportasi daring di Indonesia.

Goto sebagai perusahaan ekosistem digital berbasis teknologi pun mendukung sepenuhnya langkah pemerintah itu.

“Kami memandang penyusunan Peraturan Presiden ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Ade Mulya, Direktur Public Affairs & Communications PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (Goto), Rabu (29/10/2025).

Ia menjelaskan, Goto berkomitmen untuk terus meningkatkan perlindungan sosial dan kesejahteraan mitra untuk mengoptimalkan manfaat model hubungan kerja kemitraan antara platform dan mitra pengemudi.

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat perlindungan terhadap para pekerja ekonomi digital.

“Sebagai contoh, Goto sepenuhnya memenuhi arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan berkoordinasi erat bersama Kementerian Ketenagakerjaan dalam keberhasilan mengimplementasikan Bonus Hari Raya (BHR) pertama kalinya tahun ini,” ungkapnya.

Ade menyebut jika inisiatif ini merupakan sebuah bentuk kolaborasi yang memastikan penghargaan atas kinerja mitra dapat berjalan secara transparan dan berkeadilan.

“Kami juga telah berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Perhubungan dalam mendorong model perlindungan sosial yang inklusif, fl eksibel, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam upaya mendorong kesejahteraan mitra, lanjut Ade, fokus utama Goto adalah menjaga dan meningkatkan total pendapatan harian mitra, bukan sekadar pendapatan per trip.

“Dengan mendorong layanan yang diminati pelanggan, termasuk opsi layanan dengan harga terjangkau, permintaan dapat terus tumbuh dan pada akhirnya turut meningkatkan total pendapatan harian mitra,” urainya.

Ade mengatakan, Goto mendorong agar kebijakan yang diatur dalam Perpres tetap memberikan keseimbangan antara perlindungan bagi mitra, ruang bagi inovasi teknologi, serta daya saing bagi ekonomi nasional.

Regulasi yang dirancang secara adaptif dan kolaboratif akan membantu menjaga fl eksibilitas mitra dan memastikan perkembangan berkelanjutan sektor mobilitas digital di Indonesia.

“Pendekatan yang seimbang akan memastikan seluruh pihak seperti mitra, pelanggan, dan pelaku industri agar dapat terus tumbuh bersama,” tegasnya.

Ade menyebut pihaknya siap memberikan masukan konstruktif dalam proses penyusunan dan pembahasan Perpres, baik melalui maupun koordinasi langsung dengan kementerian terkait.

“Pendekatan kolaboratif ini penting untuk memastikan regulasi yang dihasilkan bersifat praktis, proporsional, dan dapat diterapkan secara efektif di lapangan,” katanya.

“Sebagai perusahaan karya anak bangsa yang tumbuh bersama jutaan mitra pengemudi dan pelanggan di seluruh Indonesia, kami berkomitmen memastikan setiap langkah yang diambil memberikan manfaat terbaik bagi mitra, pelanggan, dan keberlanjutan industri,” pungkas Ade. (nis/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#pelaku usaha #peraturan presiden #daring #driver #ekonomi digital #transportasi #ade mulya #ojek online