RADAR SURABAYA BISNIS – Ada kabar gembira bagi warga Jawa Timur. Bandara Dhoho Kediri dijadwalkan kembali beroperasi setelah maskapai Super Air Jet memastikan membuka rute penerbangan Jakarta-Kediri pada 10 November 2025.
Senior Vice President PT Surya Dhoho Investama (SDhI) Okky Riana Hartadi mengatakan, penerbangan kembali di Bandar Udara Dhoho ini bisa membuka peluang lebih luas untuk masyarakat.
"Diharapkan beroperasinya kembali penerbangan ini dapat menjadi katalis dalam menggerakkan perekonomian dan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di wilayah Kediri Raya dan sekitarnya,” kata Okky dalam keterangannya ditulis Sabtu (25/10).
Ia melanjutkan, penerbangan ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak yakni Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten dan Kota Kediri, TNI AU Lanud Iswahyudi, serta seluruh pemangku kebijakan terkait.
Direktur Utama Super Air Jet Ari Azhari mengatakan, pembukaan rute ini dilakukan sebab manajemen melihat potensi Kediri merupakan salah satu daerah yang cukup berpotensi secara ekonomi dan pariwisata.
“Pembukaan rute Jakarta–Kediri ini merupakan langkah strategis kami untuk memperluas jaringan penerbangan dan mendukung pemerataan konektivitas udara nasional," katanya.
Untuk maskapai ini rencananya membuka rute penerbangan langsung dari Jakarta (Soekarno–Hatta Terminal 2E) – Kediri (Bandara Dhoho/DHX) pada 10 November 2025.
"Kami ingin menjadi bagian dari semangat Hari Pahlawan dengan menghadirkan kemudahan bagi masyarakat untuk terbang dan terhubung,” ujar Ari.
Pembukaan rute ini, kata dia, menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas udara menuju kawasan selatan Jawa Timur, sekaligus memperluas akses bagi masyarakat, pelaku usaha, dan wisatawan yang ingin menjelajahi potensi Kediri Raya dan wilayah sekitarnya.
Bandara Dhoho diresmikan pada 18 Oktober 2024. Lalu, Bandara Dhoho Kediri mengalami penghentian operasional komersial sejak pertengahan Mei 2025 karena adanya perawatan beberapa armada maskapai Citilink, dan berlangsung hingga 31 Juli 2025.
Meskipun penerbangan komersial dihentikan, bandara tetap melayani penerbangan carter dan jet pribadi. (nis/opi)
Editor : Nofilawati Anisa