Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pertumbuhan Arus Peti Kemas Terminal Petikemas Surabaya Didominasi Perdagangan Internasional

Nofilawati Anisa • Senin, 13 Oktober 2025 | 13:08 WIB
ILUSTRASI: Aktivitas perdagangan luar negeri atau eskpor impor di Terminal Petikemas Surabaya (TPS).
ILUSTRASI: Aktivitas perdagangan luar negeri atau eskpor impor di Terminal Petikemas Surabaya (TPS).

RADAR SURABAYA BISNIS – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada periode Januari hingga September 2025 mencatat pertumbuhan arus peti kemas internasional.

Pertumbuhannya sebesar 0,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year).

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menjelaskan Volume peti kemas internasional meningkat dari 1.108.562 Twenty-foot Equivalent Units (TEUs) di tahun 2024 menjadi 1.115.827 TEUs pada tahun 2025.

“Sedangkan berdasarkan perbandingan month-on-month, arus peti kemas internasional di bulan September 2025 sebanyak 127.302 TEUs atau naik 5,5 persne dibandingkan bulan lalu sebesar 120.637 TEUs,” kata Erika.

Secara total, arus peti kemas—baik domestik maupun internasional—juga naik 5,3 persen dibandingkan bulan lalu, dari 124.487 TEUs menjadi 131.087 TEUs.

“Kinerja positif di September 2025 didorong oleh kontribusi peti kemas internasional sebesar 127.302 TEUs dan domestik sebesar 3.785 TEUs,” sambugnya.

Sebagai perbandingan, Erika menjelaskan pada Agustus 2025 arus peti kemas internasional mencapai 120.637 TEUs, sementara domestik sebesar 3.850 TEUs.

TPS saat ini mengelola terminal petikemas dengan dermaga internasional sepanjang 1.000 meter dan dermaga domestik 450 meter, dilengkapi dengan 12 unit electric Container Crane (e-CC) untuk menunjang efisiensi dan keandalan operasional bongkar muat.

Dari sisi perdagangan luar negeri, arus ekspor pada Januari–September 2025 mengalami pertumbuhan year-on-year sebesar 1,73 persen, dari 543.121 TEUs menjadi 552.503 TEUs.

Di sisi impor, terjadi koreksi sebesar 0,37 persen dari 565.441 TEUs menjadi 563.324 TEUs.

“Perbandingan arus peti kemas antara ekspor dan impor Januari-September 2025 adalah 49 persen (552.503 TEUs) untuk petikemas ekspor dan 51 persen (563.324 TEUs) untuk peti kemas impor,” urainya.

Dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024, arus peti kemas ekspor impor tahun 2024 untuk prosentase perbandingan tidak mengalami perubahan.

Prosentase ekspor 49 persendi tahun 2024 merupakan kontibuksi arus peti kemas sebanyak 543.121 TEUs.

“Sedangkan 51 persen arus peti kemas impor pada Januari-September 2025 tercatat sebanyak 565.441 TEUs,” ujarnya.

Jumlah kunjungan kapal ke TPS selama sembilan bulan pertama 2025 juga mencatatkan peningkatan 3,61 persen, dari 913 kunjungan pada tahun lalu menjadi 946 kunjungan di tahun ini.

Erika menjelaskan, capaian pertumbuhan arus peti kemas tersebut mencerminkan kepercayaan pengguna jasa terhadap konsistensi layanan yang diberikan TPS.

“Peningkatan ini menjadi hasil dari komitmen kami dalam menjaga keandalan operasional dan efisiensi proses bongkar muat. TPS terus bertransformasi melalui optimalisasi infrastruktur, penguatan digitalisasi, serta sinergi berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran arus logistik nasional,” ujarnya.

Dari sisi produktivitas, TPS mencatatkan rata-rata kinerja bongkar muat sebesar 52 box/ship/hour selama Januari–September 2025.

Cappaian itu melebihi standar minimum yang ditetapkan Kementerian Perhubungan melalui KSOP Utama Tanjung Perak, yaitu 48 box/ship/hour.

“Selain itu, TPS berhasil mempertahankan posisi dominan di pasar peti kemas internasional dengan penguasaan pangsa pasar (market share) sebesar 83 persen di Pelabuhan Tanjung Perak,” pungkasnya. (nis/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#perdagangan #domestik #internasional #ekspor #PT Terminal Petikemas Surabaya #volume #erika asih palupi #kunjungan #tps #impor #kapal #peti kemas