Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Gubernur Khofifah Spill Rute-Rute Baru Penerbangan dari Surabaya ke Tiga Kota Jujugan Wisata, Dibuka Mulai Besok

Mus Purmadani • Kamis, 18 September 2025 | 14:25 WIB
KOLABORASI: Peringati Hari Perhubungan Nasional, Gubernur Khofifah komitmen memperkuat konektivitas perhubungan laut, udara dan darat di Jawa Timur.
KOLABORASI: Peringati Hari Perhubungan Nasional, Gubernur Khofifah komitmen memperkuat konektivitas perhubungan laut, udara dan darat di Jawa Timur.

RADAR SURABAYA BISNIS – Hari Perhubungan Nasional atau Harhubnas diperingati setiap tanggal 17 September.

Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 tahun 2025, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan komitmennya dalam memperkuat konektivitas perhubungan di wilayah yang dipimpinnya.

Penguatan konektivitas perhubungan itu baik laut, udara, dan darat sejalan dengan konsep besar pembangunan Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara.

Salah satunya yaitu pembangunan pelabuhan dan dermaga di Wilayah Jawa Timur, baik darat maupun kepulauan.

Misalnya di Pelabuhan Probolinggo, Pelabuhan Paciran Lamongan, Pelabuhan Brondong Lamongan, Pelabuhan Jangkar Situbondo, Pelabuhan Boom Banyuwangi, Pelabuhan Masalembo Sumenep, Pelabuhan Kangean Sumenep, Pelabuhan Sapeken Sumenep, Pelabuhan Bawean Gresik, Pelabuhan Prigi Trenggalek.

Selain itu, Pelabuhan Gilimandangin Pulau di selatan Kabupaten Sampang, Pelabuhan Giliraja Pulau di selatan Kabupaten sumenep, Pelabuhan Dungkek Sumenep, Pelabuhan Giliiyang Sumenep.

Menurutnya, pembangunan pelabuhan ini diharapkan dapat memudahkan mobilitas dan transportasi bagi masyarakat serta distribusi logistik di wilayah kepulauan.

Selain itu, keberadaan dermaga juga mendukung perekonomian.

Sebab membuka aktivitas perdagangan yang lebih layak dan mendongkrak ekonomi lokal. Disamping juga menunjang pariwisata di Madura.

“Selain infrastruktur pelabuhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memperkuat pengusulan layanan transportasi laut perintis regional,” kata Khofifah di sela-sela kunjungan kerja di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (17/9/2025).

Saat ini layanan kapal perintis APBN di Jawa Timur telah dipecah menjadi dua trayek sehingga lebih efisien melayani masyarakat.

Pertama, trayek Surabaya – Masalembo – Keramaian – Masalembo – Kalianget (PP).

Kedua, trayek Kalianget – Kangean – Sapeken – Pagerungan Besar – Sapeken – Tanjung Wangi (PP).

"Keberadaan pelabuhan ini tentu memudahkan akses wisatawan ke destinasi wisata, seperti Pulau Gili Iyang, Bawean, Gili Ketapang maupun pulau-pulau lain di wilayah Jawa Timur serta membawa logistik ke daerah kepulauan," sambungnya.

Tak hanya itu, layanan kapal cepat juga telah tersedia di beberapa lintasan penting, antara lain Gresik – Bawean, Kalianget – Kangean, Jangkar – Sapudi – Raas, serta Boom Banyuwangi menuju Pelabuhan Serangan Denpasar.

Kehadiran kapal cepat ini memberikan opsi transportasi yang lebih singkat, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Ke depan, Gubernur Khofifah menegaskan perlunya pembukaan lintasan baru angkutan laut dan penyeberangan untuk semakin meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Beberapa konsep lintasan yang sedang dikaji antara lain Paciran – Kumai dan Sapeken – Bali Utara.

“Lintasan baru ini diharapkan dapat memperkuat aksesibilitas, memperluas jejaring perdagangan, dan membuka potensi pariwisata baru,” ungkapnya.

Terkait penguatan konektivitas perhubungan udara, Gubernur Khofifah menjelaskan, Wings Air bersama Lion Group menjadwalkan tiga rute penerbangan baru dari Bandara Internasional Juanda Surabaya sepanjang September 2025.

Penerbangan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menggunakan armada ATR 72.

Tiga rute baru itu ke kota tujuan yang selama ini dikenal menarik dengan objek wisatanya.

Rute baru yang dimaksud adalah, Surabaya - Semarang - Surabaya mulai 19 September 2025, Surabaya - Yogyakarta - Surabaya mulai 20 September 2025, dan Surabaya - Banyuwangi - Surabaya mulai 24 September 2025.

Gubernur Khofifah menjelaskan, rute baru tersebut menambah opsi perjalanan bagi masyarakat karena perjalanan akan lebih mudah, cepat dan efisien.

Apalagi Jatim memiliki posisi strategis sebagai hub logistik utama kawasan timur Indonesia yang akan memperkuat konektivitas dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Alhamdulillah rute baru ini menjadi hadiah dari Hari Perhubungan Nasional tahun 2025. Masyarakat dari berbagai daerah bisa ke Surabaya dulu jika akan ke Banyuwangi, Yogyakarta, atau Semarang,” katanya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#objek wisata #jogjakarta #Gerbang Baru Nusantara #radar surabaya bisnis #spill gaji #gubernur khofifah #surabaya #rute baru #tujuan wisata #semarang #hari perhubungan nasional #banyuwangi