Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Menteri Bahlil Minta SPBU Swasta Kolaborasi dengan Pertamina Terkait Stok BBM

Nofilawati Anisa • Kamis, 18 September 2025 | 03:19 WIB
SEPI: Sejumlah SPBU swasta, seperti Shell, beberapa waktu terakhir sempat tutup karena terkendala stok BBM.
SEPI: Sejumlah SPBU swasta, seperti Shell, beberapa waktu terakhir sempat tutup karena terkendala stok BBM.

RADAR SURABAYA BISNIS - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan agar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta seperti Shell, BP, dan Vivo melakukan kerja sama dengan Pertamina terkait pemenuhan stok BBM.

‎"Silakan berkolaborasi dengan Pertamina," kata Bahlil saat ditemui di Jakarta dilansir dari Antara, Rabu (17/9/2025).

Ia menjelaskan, pemerintah sudah memberikan kuota tambahan impor BBM sebesar 10 persen bagi SPBU swasta.

Apabila ingin mendapatkan kuota lebih maka SPBU swasta bisa melakukan kerja sama dengan Pertamina.

‎"Kalau mau lebih, ini kan menyangkut hajat hidup orang banyak. Ini cabang-cabang industri, kalau mau lebih silakan berkolaborasi dengan Pertamina," ujar dia.

Menurut Bahlil, alasan pemerintah ingin adanya penguatan kolaborasi antara SPBU swasta dan Pertamina terkait BBM karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

‎"Kita kan tidak mau cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak ini semuanya diserahkan ke teori pasar," sambungnya.

Bahlil mengatakan sebelumnya telah meminta SPBU swasta yang kekurangan pasokan BBM segera berkolaborasi dengan Pertamina, guna memastikan ketersediaan bahan bakar dan mencegah kelangkaan di masyarakat.

"Kenapa? Karena ini terkait dengan hajat hidup orang banyak. Cabang-cabang industri yang menyangkut hajat hidup orang banyak itu tetap harus dikontrol oleh negara, supaya semuanya baik," katanya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/9/2025).

K‎olaborasi dengan Pertamina penting, menurut dia, penting karena ketersediaan BBM merupakan kebutuhan vital masyarakat dan perlu tetap dikendalikan negara. ‎

Bahlil juga mengungkapkan telah memimpin rapat bersama Pertamina dan menugaskan tim khusus untuk mengawasi perkembangan distribusi BBM.

Editor : Nofilawati Anisa
#radar surabaya bisnis #Bp #spbu #vivo #bbm #menteri esdm #stok #swasta jual bbm bersubsidi #bahlil lahadalia #shell #pertamina