RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim terus memperluas jangkauan transportasi Bus Trans Jatim.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono mengatakan Bus Trans Jatim Koridor VII segera dilaunching Oktober 2025 menandatang.
Koridor ini meliputi Lamongan Selatan - Gresik - Lamongan Utara.
"Tahun ini targetnya dua yang dilaunching. Selain koridor Lamongan, juga koridor Malang Raya yang rencananya dilaunching November mendatang," ujarnya, Selasa (9/9/2025).
Nyono mengatakan Trans Jatim akan ada di masing-masing badan koordinasi wilayah (Bakorwil).
Seperti wilayah Kediri, Madiun, Bojonegoro, Pamekasan, dan Malang.
"Ini sudah dalam kajian. Akan tetapi yang paling siap Malang Raya. Rencananya akan di-launching pada November tahun ini. Untuk tahap awal, akan ada satu koridor di Malang. Sementara rencana totalnya, akan ada tiga koridor, " katanya.
Sementara untuk empat wilayah lainnya, saat ini sedang dalam proses kajian oleh Dishub.
Rencananya, proses kajian Trans Jatim di masing-masing Bakorwil di Jawa Timur itu akan mulai dibahas tahun depan.
"Dibahas setelah koridor Trans Jatim di area Gerbangkertasusila rampung,” katanya.
Setelah koridor Gerbangkertasusila komplit, akan dibahas Bus Trans Jatim di Bakorwil.
Nyono menyebut, luasan jangkauan Trans Jatim ini dibuat untuk menghadirkan transportasi publik murah di Jawa Timur.
Dan melihat antusias tinggi Trans Jatim yang saat ini beroperasi di aglomerasi Surabaya.
"Penumpang harian Trans Jatim saat ini 22 ribu orang rata-rata," katanya.
Nyono mengaku pihaknya juga menyiapkan sejumlah inovasi baru dalam layanan.
Melalui aplikasi Trans Jatim Ajaib, Nyono menambahkan fitur utama.
Pertama, penanganan cepat bila terjadi kecelakaan melalui laporan pengguna.
Kedua, fitur peringatan suara di perlintasan sebidang kereta api untuk meningkatkan keselamatan.
"Ini untuk memastikan keselamatan penumpang dan pengguna jalan," katanya. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa