Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Tambahan Kapal Adhoc PP China Dongkrak Kinerja Terminal Petikemas Lamong

Nofilawati Anisa • Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:44 WIB

 

PADAT: Terminal Petikemas (TPK) Lamong mencatat kinerja positif di bulan Juli dengan mencatat kenaikan arus petikemas yang dilayani, menjadi sebesar 521.451 Teus.
PADAT: Terminal Petikemas (TPK) Lamong mencatat kinerja positif di bulan Juli dengan mencatat kenaikan arus petikemas yang dilayani, menjadi sebesar 521.451 Teus.

RADAR SURABAYA BISNIS - Terminal Petikemas (TPK) Lamong mencatat kinerja positif di bulan Juli 2025.

Salah satu terminal yang dioperasikan PT Terminal Teluk Lamong (TTL) itu mencatat kenaikan arus petikemas yang dilayani menjadi 521.451 Teus.

Angka itu naik 4 persen dari periode yang sama tahun 2024, yang sebesar 501.578 Teus.

Corporate Secretary PT Terminal Teluk Lamong Syaiful Anam mengatakan, kenaikan arus petikemas tersebut salah satunya dipengaruhi oleh adanya tambahan kapal adhoc petikemas internasional dari dan (pulang pergi/PP) ke China.

“Juga dipengaruhi adanya monthly service baru pelayaran petikemas internasional yang dilayani oleh TPK Lamong di bulan Juli 2025,” ungkap Syaiful, Rabu (20/8/2025).

Menurutnya, hal ini menunjukkan posisi TTL yang semakin dipercaya oleh pengguna jasa dalam layanan terminal petikemas internasional.

Sekaligus mengukuhkan TTL sebagai salah satu pintu perdagangan internasional di Jawa Timur.

Lebih jauh ia menjelaskan, TPK Lamong selama periode Januari-Juli 2025 mencatat adanya peningkatan layanan petikemas internasional sebesar 10 persen dari periode yang sama di tahun 2024. Yaitu 170.396 Teus menjadi 187.515 Teus.

“Sedangkan untuk petikemas domestik mengalami peningkatan sebesar 0,8 persen dari periode yang sama tahun 2024 yaitu 331.182 Teus menjadi 333.937 Teus,” ujarnya.

Kinerja positif juga dicatatkan oleh TPK Nilam. Syaiful menjelaskan, secara Year on Year (YoY) TPK Nilam juga mengalami kenaikan arus petikemas sampai dengan Juli sebesar 10 persen dari tahun 2024. Yaitu 244.061 Teus menjadi 268.852 Teus.

“TPK Berlian, terminal yang berada di bawah pengelolaan PT TTL sejak 1 Juli 2025 juga menunjukkan kinerja postifnya melalui peningkatan arus petikemas pada bulan Juli 2025 ini sebesar 7 persen dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 110.322 Teus menjadi 117.966 Teus,” beber Syaiful.

Ia mengatakan, peningkatan arus petikemas pada TPK Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian tersebut sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur.

Dimana pertumbuhan ekonomi Jawa Timur triwulan II/2025 mengalami peningkatan 5,23 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2024.

“Aspek layanan operasional yang unggul salah satunya adalah penjaminan keselamatan dan keamanan,” katanya.

Syaiful menyampaikan bahwa TTL akan tetap konsisten menerapkan pola operasi berbasis perencanaan dan pengendalian.

Dimana salah satu hal yang dapat dikendalikan adalah terkait aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja sehingga mendapatkan kepercayaan pengguna jasa.

“Jaminan terhadap keselamatan dan keamanan dalam layanan operasional terminal petikemas menjadi salah satu daya tarik PT Terminal Teluk Lamong di mata pengguna jasa, mereka yakin petikemas akan di handle dengan baik, layanan kapal akan dijalankan dengan baik,” ujar Syaiful. (nis/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#internasional #layanan #Adhoc #terminal teluk lamong #arus petikemas #terminal petikemas lamong #Terminal Berlian #juli 2025 #china #Terminal Petikemas Nilam Surabaya #kapal