Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Temui Gubernur Khofifah, GM Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Pastikan Supply BBM ke Jember Normal

Mus Purmadani • Kamis, 31 Juli 2025 | 03:48 WIB

 

BAHAS BBM: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Aji Anom Purwasakti di Kantor Gubernur Jatim.
BAHAS BBM: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Aji Anom Purwasakti di Kantor Gubernur Jatim.

RADAR SURABAYA BISNIS - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Aji Anom Purwasakti di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (30/7/2025).

Pertemuan tersebut membahas terkait kemacetan di Jember dan kelangkaan BBM.

“Bagi masyarakat Jember atau yang melewati Jember yang membutuhkan BBM tolong jangan panic buying. Dari keterangan Pak GM Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus bahwa supply selain dari depo Tanjungwangi (Banyuwangi), solusi yang dari Pertamina Patra Niaga juga dari Malang dan Surabaya,” ujar Khofifah.

Jika tidak ada panic buying, Khofifah meyakini stok BBM dalam posisi yang cukup.

Sehingga bisa mengurangi panjangnya antrean. “Insyaallah supplynya sudah cukup bahkan melebihi volumenya dari kebutuhan keseharian. Jadi jangan panic buying,” katanya.

Sementara itu Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Aji Anom Purwasakti mengaku terjadi antrean di Jember karena ada keterlambatan supply dari Banyuwangi.

“Karena memang ada kemacetan yang luar biasa di Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi), sehingga supply terhambat. Maka dari itu kami melakukan alih supply dari Surabaya dan Malang,” jelasnya.

Aji menambahkan kalau dilihat dari volume (ketersediaan BBM) sudah kembali ke normal.

Hanya saja menurutnya memang yang terjadi saat ini adalah panic buying sehingga perlu waktu untuk bisa meyakinkan masyarakat bahwa barang selalu ada dan selalu terkirim.

“Oleh karena itu supply akan terus kami tingkatkan lebih tinggi dari normal hingga hari hari kedepan. Supaya kepercayaan masyarakat bisa kembali,” katanya

Menurut Aji, total supply ke Jember rata-rata 900 Kiloliter per hari.

Akan tetapi saat ini mencapai 1.000 Kiloliter per hari.

Awalnya supply semuanya dari Tanjungwangi Banyuwangi, tapi saat ini sebagian besar dari Surabaya, yakni 60 persen.

“Sisanya dari Banyuwangi dan Malang,” ujarnya.

Aji mengatakan sebenarnya kalau untuk penutupan jalur Gumitir pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan penambahan jam operasi dan penambahan mobil tangki.

Tapi kebetulan menurutnya kejadiannya bersamaan dengan kemacetan yang disebabkan masalah safety kelayakan kapal.

“Saat ini kami dalam proses recovery untuk mengembalikan kepercayaan konsumen. Kalau secara volume sebenarnya sudah tercapai volume normal. Konsumen kami harap jangan panik tetap tenang. Tidak perlu beli berlebihan karena supply setiap hari akan selalu datang,” pungkasnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#khofifah indar parawansa #panic buying #Jalur Gumitir #Executive General Manager Pertamina Patra Niaga #bbm #penutupan #gubernur jawa timur #Panji Anom #malang #banyuwangi