Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pertamina Pasok 95 Ribu KL Avtur untuk 221 Ribu Jamaah Haji

Nofilawati Anisa • Senin, 12 Mei 2025 | 00:22 WIB
PASTI PAS: Salah satu pesawat untuk jamaah haji Indonesia sedang mengisi avtur sebelum takeoff.
PASTI PAS: Salah satu pesawat untuk jamaah haji Indonesia sedang mengisi avtur sebelum takeoff.

RADAR SURABAYA BISNIS - PT Pertamina (Persero) memberikan dukungan penuh bagi kelancaran pemberangkatan 221 ribu jamaah haji Indonesia melalui pasokan bahan bakar pesawat avtur.

Melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, perusahaan ini akan menyalurkan sekitar 95 ribu kilo liter (KL) avtur dari kilang dalam negeri ke 13 bandara embarkasi haji di seluruh Indonesia.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, pasokan avtur tersebut berasal dari fasilitas produksi milik PT Kilang Pertamina Internasional, yang tersebar di Refinery Unit Dumai, Plaju, Cilacap, Balikpapan, serta Balongan.

“Pertamina memastikan produksi Avtur dari kilang-kilang kami optimal, serta dapat terdistribusi dengan aman untuk memenuhi kebutuhan penerbangan haji. Kami berharap, dukungan Pertamina pada industri penerbangan ini dapat membantu kelancaran perjalanan jamaah haji Indonesia,” ujar Fadjar.

Fadjar menambahkan, Pertamina akan bersiaga selama 24 jam nonstop selama dua fase utama pelaksanaan operasional haji.

Fase pertama merupakan periode keberangkatan yang berlangsung dari 2 Mei hingga 1 Juni 2025, sedangkan fase kedua adalah masa pemulangan jamaah pada 10 Juni sampai 11 Juli 2025.

“Pertamina juga memastikan fasilitas distribusi Avtur di setiap bandara embarkasi haji dalam kondisi baik sehingga proses pemberangkatan haji berjalan sesuai perencanaan,” lanjutnya.

Upaya tersebut mencakup kesiapan seluruh infrastruktur dan personel yang terlibat dalam mendukung operasional Avtur untuk penerbangan haji.

Dalam rangka menjamin kelancaran pelayanan, Pertamina menyiagakan lebih dari 150 unit kendaraan pengisian bahan bakar serta ratusan tenaga kerja tersertifikasi.

Selain itu, sistem layanan purna jual juga diterapkan untuk memastikan distribusi avtur berjalan lancar di semua lokasi layanan yang ditentukan.

Tahun ini, penerbangan jamaah haji dari Indonesia dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia, Saudia Airlines, dan Lion Air.

Seluruh penerbangan diberangkatkan dari 13 bandara embarkasi, yaitu Banda Aceh, Medan, Padang, Batam, Palembang, Jakarta, Kertajati, Solo, Surabaya, Lombok, Banjarmasin, Balikpapan, dan Makassar. (ara/opi)

 

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Fadjar Djoko Santoso #avtur #pesawat #penerbangan #haji #Pertamina Patra Niaga #garuda indonesia