RADAR SURABAYA BISNIS ─ Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia memperkuat kerja sama dengan Japan Airlines melalui program Joint Business.
Kerja sama ini menghadirkan berbagai langkah akselerasi portofolio bisnis dan ekspansi pasar kedua maskapai di kawasan Asia Pasifik.
Direktur Niaga Garuda Indonesia Ade R. Susardi mengatakan, resmi mulai dijajaki sejak Oktober 2024 lalu, melalui kerja sama ini Garuda Indonesia dan Japan Airlines berkomitmen menghadirkan berbagai nilai tambah layanan penerbangan yang terintegrasi bagi pengguna jasa.
Komitmen ini dihadirkan melalui penawaran pilihan jadwal penerbangan yang lebih beragam dan terhubung langsung dengan rute penerbangan lanjutan dari dan menuju Indonesia maupun Jepang.
Selain itu, kerja sama joint business ini turut menghadirkan ragam benefit tambahan, baik dari aspek penawaran harga tiket penerbangan yang lebih kompetitif, hingga seamless experience bagi penumpang dalam prosedur pre-flight hingga post flight.
“Kerja sama joint business bersama dengan Japan Airlines ini, kami harapkan dapat memperkuat pangsa pasar Garuda Indonesia khususnya di Asia Pasifik,” ungkap Ade dalam keterangannya, Sabtu (8/3/2025)
"Garuda Indonesia dan Japan Airlines begitu antusias dapat meningkatkan kerja sama ini, yang tidak hanya akan meningkatkan konektivitas antara kedua negara tersebut tetapi turut menumbuhkan hubungan budaya dan ekonomi yang semakin kuat,” ujarnya.
Lebih lanjut, sejumlah manfaat terintegrasi dapat segera dinikmati oleh pengguna jasa Garuda Indonesia dan Japan Airlines secara bertahap mulai 1 April 2025 mendatang.
Manfaat tersebut di antaranya akses jaringan penerbangan kedua maskapai, khususnya di rute-rute domestik dengan harga yang spesial, layanan check-in ke destinasi tujuan yang ditawarkan kedua maskapai, hingga proses transfer penerbangan di kedua maskapai.
Juga hadirnya one-stop call center service untuk mengoptimalkan layanan yang seamless antara Garuda Indonesia dan Japan Airlines, serta kemudahan untuk mengumpulkan miles dari penerbangan kedua maskapai. (nis/opi)
Editor : Nofilawati Anisa