RADAR SURABAYA BISNIS - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur Nyono mengatakan progres Luxury Bus Trans Jatim cukup bagus.
Menurutnya load factornya mencapai rata-rata 80 persen sampai 90 persen.
"Jadi sebenarnya Luxury Bus Trans Jatim ini adalah upaya kita untuk menekan anggaran subsidi agar tidak membengkak terus . Ketika load factor mencapai 100 persen, maka pelan-pelan Luxury Bus Trans Jatim kita masukkan. Tujuannya untuk mengurangi belanja subsidi untuk kita kembangkan di koridor yang lain yang membutuhkan subsidi," ujarnya, Rabu (12/2/2025).
Nyono mengatakan saat ini Luxury Bus Trans Jatim ada tiga armada, karena load factornya mencapai hampir 160 persen maka akan ditambah tiga armada lagi.
Tujuannya anggaran subsidi di Koridor I bisa dialihkan ke koridor lain untuk pengembangan dan peningkatan.
"Karena masyarakat sudah mau membayar dengan tarif Rp 30.000 asalkan tepat waktu," jelasnya.
Lebih lanjut Nyono menegaskan nantinya akan tersaring dengan sendirinya masyarakat yang membutuhkan subsidi dengan masyarakat yang tidak membutuhkan subsidi.
"Rencananya Luxury Bus Trans Jatim ini akan dikembangkan di Koridor IV jurusan Bunder - Paciran," katanya. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa