RADAR SURABAYA BISNIS – Bus Trans Semanggi Suroboyo (TSS) koridor III rute Purabaya-Kenjeran Park (Kenpark) via ITS berheni beroperasi awal Januari 2025 lalu.
Banyak konsumen yang menunggu kembali beroperasinya armada TSS, karena rute yang melewati tol itu mampu menghemat uang maupun waktu.
Bus pengganti armada Trans Semanggi Suroboyo (TSS) listrik di koridor III, Purabaya-Kenjeran Park (Kenpark) via Kampus ITS, akhirnya beroperasi.
Namun, bukan bus listrik yang mengaspal, melainkan 13 unit bus konvensional berbahan bakar diesel.
Pantauan di halte ITS, Minggu (19/1/2025), jumlah penumpang masih terbilang minim, bahkan beberapa bus terlihat hanya mengangkut satu atau dua penumpang.
Salah satu penumpang, Karib, mengaku baru mengetahui beroperasinya bus pengganti ini pagi hari.
Ia mengatakan tarifnya sama dengan bus listrik TSS sebelumnya. "Sama tarifnya seperti bus yang sebelumnya," ujarnya.
Karib menilai keberadaan TSS sangat penting karena menghubungkan rumahnya di Gunung Anyar dengan kampus ITS.
Selama TSS tak beroperasi, ia terpaksa menggunakan ojek online dengan biaya yang jauh lebih mahal.
Seorang sopir bus membenarkan bahwa baru 13 unit bus yang beroperasi di koridor III.
"Ya baru beroperasi masih sepi, karena armadanya 13 saja yang beroperasi," kata sopir bus tersebut.
Editor : Nofilawati Anisa