SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali melakukan penambahan unit bus listrik untuk armada Suroboyo Bus.
Penambahan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pada warga pengguna transportasi umum milik pemkot itu.
Kasi Angkutan Jalan dan Penumpang Dishub Surabaya Ali Mustofa mengungkapkan, upaya untuk meningkatkan kualitas layanan ini terus dilakukan.
Apalagi, jumlah peminat angkutan umum milik pemerintah kota itu juga terus mengalami peningkatan tiap tahunnya.
"Total ada 12 unit bus listrik yang ditambah untuk armada Suroboyo Bus ini termasuk bus cadangannya," kata Ali pada Radar Surabaya, Rabu (30/10).
Dia menyampaikan, bus ini dilengkapi dengan fasilitas khusus penumpang disabilitas dan tempat duduk khusus wanita serta lansia.
Targetnya, sejumlah bus tambahan ini akan beroperasi maksimal paling lama pada akhir bulan November mendatang.
"Iya bulan depan (mulai beroperasi). Insyaallah akan beroperasinya itu paling lama akhir bulan sambil uji coba lebih dulu," ucap dia.
Penambahan unit bus listrik ini berkaitan juga dengan penambahan rute dari angkutan tersebut.
Selain itu, penambahan armada ini juga merupakan salah satu upaya dishub untuk memangkas waktu tunggu bus.
Semisal waktu tunggu antar bus yang semula 15 menit menjadi 10 menit dengan waktu tunggu 20 menit di ujung rutenya.
Terkait ongkos yang harus dikeluarkan, Ali mengaku tarifnya masih sama seperti sebelumnya.
Tidak ada perubahan meskipun armadanya adalah bus listrik.
Untuk metode pembayarannya, seperti biasa penumpang bisa menggunakan metode pembayaran cashless atau non tunai.
"Iya kita rencana ada rute baru memang. Rute baru itu dari Terminal Purabaya (Bungurasih) ke kampus Unair C," ujarnya. (dim/opi)
Editor : Nofilawati Anisa