Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Arus Petikemas Terminal Petikemas Surabaya di Triwulan III/ 2024 Naik 10,35 Persen

Nofilawati Anisa • Selasa, 8 Oktober 2024 | 16:46 WIB
PENTING: Aktivitas bongkat muat kegiatan perdagangan ekspor maupun impor di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS).
PENTING: Aktivitas bongkat muat kegiatan perdagangan ekspor maupun impor di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS).

SURABAYA – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) adalah penyedia layanan jasa dalam mata rantai logistik.

Khususnya petikemas untuk kegiatan perdagangan ekspor maupun impor di Indonesia.

Arus peti kemas di TPS pada bulan Januari sampai dengan September 2024 (triwulan III/2024), tercatat naik 10,35 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023.

Pada bulan September 2023, jumlah arus peti kemas tercatat sebesar 1.057.586 TEUs, sedangkan pada periode yang sama tahun 2024 jumlahnya meningkat menjadi 1.167.043 TEUs.

“Peningkatan ini didorong oleh kontribusi dari arus peti kemas internasional, yang pada tahun 2023 tercatat sebanyak 1.009.617 TEUs dan meningkat menjadi 1.108.562 TEUs pada tahun 2024, naik sebesar 9,8 persen. Sementara itu, arus peti kemas domestik naik 21,91 persen, dari 47.970 TEUs di tahun 2023 menjadi 58.481 TEUs pada tahun 2024,” ungkap Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo dalam keterangannya, Selasa (8/10).

Ia menjelaskan, perbandingan arus peti kemas antara ekspor dan impor pada periode Januari hingga September 2024 adalah 49 persen (543.121 TEUs) untuk peti kemas ekspor dan 51 persen (565.440 TEUs) untuk peti kemas impor.

“Dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023, prosentase perbandingan arus peti kemas ekspor dan impor tidak mengalami perubahan. Pada tahun 2023, ekspor menyumbang 49% dengan arus peti kemas sebanyak 495.939 TEUs, sementara impor tercatat sebanyak 513.678 TEUs atau 51% dari total arus peti kemas,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Wahyu, jumlah kunjungan kapal hingga September 2024 juga meningkat 2,82 persen.

Dengan total 913 kunjungan kapal dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang tercatat sebanyak 888 kunjungan kapal.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan semua pihak, terutama Pelanggan, kepada TPS. Komunikasi intens dengan pelanggan terus kami lakukan untuk mengetahui aspirasi pelanggan dalam rangka upaya pelingkatan kualitas layanan sesuai kebutuhan Pelanggan dalam industri logistik dan kepelabuhanan,” ujarnya.

Dari sisi kinerja bongkar muat, Wahyu menyebut jika TPS juga mencatat peningkatan yang signifikan, dengan capaian 52 box/ship/hour.

Capaian itu melampaui kinerja bongkar muat yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak di Surabaya (48 box/ship/hour).

“TPS tetap masih memimpin perolehan market share dengan prosentase 83 persen di Pelabuhan Tanjung Perak,” katanya. (opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#kunjungan kapal #perdagangan internasional #arus petikemas impor #terminal petikemas surabaya #arus petikemas #arus petikemas ekspor #kegiatan ekspor impor #tps #pelabuhan tanjung perak