SURABAYA - Trend jumlah penumpang Suroboyo Bus terus meningkat sejak beberapa tahun terakhir.
Terhitung, sejak tahun 2018 lalu, jumlah warga yang menggunakan transportasi umum milik Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya itu terus bertambah tiap tahunnya.
Kepala Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum (PTU) Dishub Surabaya Eni Fajarsari mengungkapkan, pada tahun 2018 lalu, tahun pertama bus ini beroperasi, warga yang menggunakan angkutan massal ini masih berada di angka 513 ribu saja.
"Iya grafik (penumpang) terus meningkat tiap tahunnya untuk pengguna Suroboyo Bus," kata Eni, Minggu (8/9).
Dia mengungkapkan, dari tahun 2018 itu, masuk dan akhirnya finish di tahun 2019, jumlah penumpang mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat di angka 1.123.177 orang.
Hanya saja, ketika masuk masa pandemi di 2020, angkanya sempat menurun di akhir tahun yakni 823.130 orang.
Penurunan angka ini menurut dia wajar lantaran di masa pandemi, pergerakan warga kota dibatasi.
Namun, angka itu kembali menunjukan tren kenaikan mulai dari 926 ribu lebih di tahun 2021, lalu di penghujung 2022 sebanyak 1.605.729 orang.
"Lalu di tahun 2023 sebanyak 1.802.265 orang. Kemudian data kami terakhir di bulan Agustus kemarin itu sudah di angka 1.275.674 penumpang," ucapnya.
Eni mengaku optimistis angka ini akan terus bertambah selama beberapa bulan ke depan hingga menutup akhir tahun.
Dia mengungkapkan, total, sejak beroperasi di 2018, pengguna Suroboyo Bus ini sudah mencapai angka delapan juta lebih.
Oleh karena itu, pemerintah kota saat ini tengah merencanakan untuk melakukan penambahan unit Suroboyo Bus ini.
Rencananya, unit itu akan direalisasikan pada akhir bulan November mendatang.
Harapannya, dengan ditambahnya unit ini, pemerintah bisa semakin memberikan layanan terbaiknya pada warga Kota Surabaya.
"Nggih, realisasinya bus listrik, insyaallah akan beroperasi di akhir bulan November. Namun nanti sebelumnya akan dilakukan uji coba dulu," kata Kasi Angkutan Jalan dan Penumpang Dishub Surabaya Ali Mustofa. (dim/opi)
Editor : Nofilawati Anisa