SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) – Pada arus balik Lebaran 2024, peningkatan penumpang tampak di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Penumpang yang akan balik di dominasi dengan tujuan Indonesia Timur seperti Makassar.
General Manager Kalimas dan GSN Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa, Dhany Rachmad Agustian mengatakan, hingga saat ini, Rabu (17/4), penumpang yang akan balik dari Pelabuhan Tanjung Perak sudah mencapai 15.358 penumpang. Ada peningkatan dibandingkan kemarin.
"Sejak kemarin mulai ada peningkatan, namun saat ini volume penumpang lebih banyak. Diperkirakan hingga H+9 atau tanggal 19 April puncak arus balik lebaran terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak," kata Dhany, Rabu (17/4).
Peningkatan penumpang kapal laut menurutnya secara bergelombang, karena mengikuti jadwal keberangkatan kapal.
Pihaknya sudah mengantisipasi adanya penumpukan penumpang berkoordinasi dengan pihak operator kapal.
Karena diakui Dhany, kapal yang sandar terkadang mengalami keterlambatan terutama yang tujuan Indonesia Timur.
"Kitai minta kepada operator kapal agar sandar lebih tepat waktu, karena sering mengalami keterlambatan. Kita akan berikan pemahaman minimal shift satu bisa menggunakan dermaga. Karena pada shift satu di dermaga Jamrud utara landai, baru shift dua mulai volume penumpang tinggi," jelasnya.
Hari ini sebanyak 13 kapal laut yang siap melayani penumpang yang akan balik. Sedangkan kemarin ada 14 kapal.
Rata-rata mereka mengangkut penumpang untuk tujuan Makassar dan Balikpapan.
Sedangkan untuk cuaca sampai dengan hari ini menurut Dhany terpantau aman. "Cuaca relatif aman bisa dilalui oleh operator kapal," imbuhnya.
Sementara itu, hingga mudik lebaran sampai denhan H+6 arus balik total penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak mencapai 147.000 orang. Dhany mengaku ada kenaikan 10 persen dari tahun lalu.
"Yang jelas tahun ini telah melebihi target dari 32.000 penumpang. Dan melebihi dari tahun lalu. Ada kenaikan 10 persen dengan total 147.000 penumpang mulai mudik sampai dengan arus balik di H+6," ungkapnya.
Salah satu penumpang, Mira Widyana mengaku, baru balik hari ini karena liburnya tidak terikat oleh waktu.
Sehari-hari ia berdagang sehingga ia memutuskan balik setelah dua minggu berada di kampung halamannya di Lamongan.
"Ya kalau dagang kan bisa sewaktu-waktu baliknya. Kemarin kan sudah dua Minggu libur dan mudik. Sekarang waktunya balik ke Balikpapan," ujar Mira. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari