SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) – Setelah sukses dengan Bus Trans Jatim yang menjadi favorit masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur akan merilis Bus Trans Jatim dengan tipe luxury.
Luxury Trans Jatim ini akan diresmikan oleh Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono pada Agustus mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono mengatakan, nantinya Luxury Trans Jatim ini akan dikenakan tarif komersial sebesar Rp 20.000.
Luxury Trans Jatim ini memang sengaja dihadirkan untuk segmen menengah ke atas.
"Memang tujuannya menjaring masyarakat kalangan menengah ke atas. Jangan sampai subsidi yang kami berikan yakni dengan tarif Rp 5.000 ini diterima oleh pegawai di Gresik yang gajinya sudah Rp 10 juta ke atas,” katanya, Senin (15/4).
“Jadi yang 30 persen bus Trans Jatim koridor I dengan tarif Rp 5.000 ini tetap akan beroperasi pada jam-jam tidak sibuk, sehingga masyarakat kalangan menengah kebawah tetap bisa terlayani," imbuhnya.
Nantinya Luxury Trans Jatim ini diberlakukan untuk koridor I (Sidoarjo-Surabaya-Gresik), karena load factor koridor ini sudah di atas 130 persen.
Menurutnya, Luxury Trans Jatim ini menggunakan bus ukuran 3/4 hingga bus besar dengan fasilitas seperti bus patas.
"Tempat duduknya nyaman, penumpang tidak ada yang berdiri dan ada pramugarinya," ujar Nyono.
Menurut Nyono, subsidi yang ada pada koridor 1 akan ditarik dan dipindahkan ke koridor lain untuk peningkatan.
Tujuannya agar masyarakat Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan) mendapatkan layanan Trans Jatim secara merata.
Nyono mengatakan, Luxury Trans Jatim akan dioperasikan pada jam-jam sibuk.
Luxury Trans Jatim ini juga akan berlaku bagi koridor lainnya jika load factor sudah mencapai di atas 100 persen.
"Pak Pj juga memerintahkan agar Trans Jatim bisa menggunakan bus listrik. Pada pertemuan dengan Dubes Ceko beberapa waktu lalu, Skoda Group (perusahaan bus listrik) tertarik untuk bekerja sama terkait pengembangan moda transportasi digital berbasis elektrik,” terangnya.
“Rencananya jika sudah ada kesepakatan bus listrik Skoda ini akan kita letakkan di koridor I. Tapi untuk Luxury Trans Jatim yang akan kita launching ini sudah menggunakan mesin Euro4 yang rendah emisi," tambahnya.
Tidak hanya me-launching Luxury Trans Jatim, Nyono mengaku Dishub juga akan merilis fitur baru pada aplikasi Trans Jatim - Ajaib pada Agustus mendatang.
"Jadi jika kita sudah menginstal aplikasi ini pada Google Map akan ada notifikasi daerah-daerah rawan dan titik perlintasan kereta api tidak berpalang pintu,” paparnya.
“Ini tersambung secara otomatis kalau sudah download Trans Jatim - Ajaib. Jadi menggunakan aplikasi ini gak harus naik Bus Trans Jatim," pungkasnya. (mus/nur)
Editor : Nurista Purnamasari