JAKARTA (Radar Surabaya Bisnis) – Pascapandemi Covid-19, diharapkan jumlah pergerakan penumpang pesawat tahun ini mengalami kenaikan.
Apalagi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengharapkan tahun ini menjadi tahun industri penerbangan pulih setelah Covid-19.
beberapa waktu lalu.
"Tahun ini, recovery yang kami capai sudah mencapai 83 persen. Tahun ini momen untuk bisa pulih penuh," kata Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Putu Eka Cahyadi dalam diskusi di Jakarta, Kamis (7/3).
Demikian juga dengan PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, perusahaan plat merah operator bandara menargetkan penumpang pesawat dapat naik menjadi 169 juta.
Yakni 78 juta pergerakan penumpang di 15 bandara Angkasa Pura I dan 91,08 juta penumpang di 20 bandara Angkasa Pura II.
Direktur Operasi PT Angkasa Pura I, Wahyudi mengatakan, pihaknya menargetkan kenaikan penumpang 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Jumlahnya berkisar di angka 78 juta pergerakan penumpang di 15 bandara.
"Tahun ini kita rencanakan 78 juta. Ada kenaikan sekitar 15 persen terkait dengan potensi atau prediksi kami di 2024," ucap Wahyudi di Jakarta, Kamis (7/3)
Guna mencapai target tersebut, Wahyudi menjelaskan, pihaknya akan menggenjot penyelesaian pembangunan maupun beautifikasi bandara. Hingga saat ini, AP I sudah menyelesaikan 10 pembangunan dan beautifikasi bandara.
Hanya tersisa satu bandara yang belum selesai, yakni Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar (SHIAM), Sulawesi Selatan.
Ditambahkan Wahyudi, pembangunan/beautifikasi bandara tersebut belum selesai terkendala pandemi Covid-19.
Namun, pihaknya akan menggenjot perbaikan bandara tersebut.
Sementara, contoh bandara lainnya yang sudah dibeautifikasi adalah Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International Airport, sejumlah fasilitas sudah ditambahkan di bandara tersebut seperti penyempurnaan sistem pendingin dan interior.
"Sehingga mudah-mudahan jelang Idul Fitri 2024 sudah kita bisa nikmati bersama. Antisipasi AP tahun ini kita optimalisasi (berbagai bandara). Kita juga mendorong proses keluar masuknya kendaraan di berbagai airport," jelasnya.
Sementara itu, VP of Corporate Communications Angkasa Pura II, Cin Asmoro mengatakan, pihaknya menargetkan kenaikan penumpang 13 persen untuk 2024, jumlahnya mencapai 91,08 juta penumpang di 20 bandara.
Cin, sapaannya, pun mencatat bahwa sejumlah hari raya menjadi momen mengenjot penambahan penumpang seperti Hari Raya Lebaran serta Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Target jumlah pergerakan penumpang di 20 bandara 2024 secara kumulatif mencapai 91,08 juta penumpang atau meningkat 13 persen," bebernya.
Guna menyiasati peningkatan jumlah pergerakan penumpang, pihaknya mengusung empat strategi yakni corporate fundamental portfolio, marketing, experience development, sampai integrasi teknologi digital. (bis/nur)
Editor : Nurista Purnamasari