JAKARTA – Direktur Utama Angkasa Pura Airports MMA Indah Preastuty mengatakan, pertumbuhan trafik penumpang maupun pesawat dan kargo di 15 bandara Angkasa Pura Airports sepanjang tahun 2023 melanjutkan tren positif tahun 2022.
“Sekaligus melanjutkan recovery kinerja perusahaan pasca penurunan kinerja akibat pandemi Covid-19 di awal 2020 silam,” kata Indah dalam keterangan resminya, Selasa (16/1).
Pertumbuhan trafik sepanjang tahun 2023 tersebut tak lepas dari banyaknya maskapai penerbangan yang melakukan reaktivasi serta membuka rute baru di bandara-bandara Angkasa Pura Airports.
Sepanjang 2023, Angkasa Pura Airports melayani sebanyak 69.835.714 pergerakan penumpang di 15 bandara yang dikelolanya.
Sementara pada tahun sebelumnya yakni 2022, Angkasa Pura Airports melayani 52.286.976 pergerakan.
Itu berarti terjadi peningkatan jumlah penumpang di tahun 2023 dibandingkan 2022 sebesar 34 persen.
Indah menjelaskan, pertumbuhan juga dialami oleh jumlah pergerakan pesawat udara serta pergerakan kargo sepanjang tahun 2023.
Untuk jumlah pergerakan pesawat udara, 15 bandara Angkasa Pura Airports tercatat melayani sebanyak 608.549 pergerakan, tumbuh 10 persen dibandingkan jumlah pergerakan pesawat udara tahun 2022 yang mencapai 552.851 pergerakan.
Sedangkan untuk pergerakan kargo, Angkasa Pura Airports melayani sebanyak 481.488 ton kargo, tumbuh sebesar 4 persen dibandingkan catatan tahun 2022 yang mencapai 464.433 ton kargo.
"Capaian 69,8 juta penumpang sepanjang tahun 2023 ini berhasil memenuhi target," terangnya.
Capaian 69,8 juta penumpang sepanjang tahun 2023 ini juga berhasil memenuhi target yang kami canangkan di awal tahun. Sehingga hal ini juga menjadi prestasi tersendiri bagi Angkasa Pura Airports.
Sepanjang tahun 2023, jumlah pergerakan penumpang di 15 bandara Angkasa Pura Airports yang mencapai 69.835.714 pergerakan dengan proporsi 54.851.190 penumpang rute domestik dan 14.984.524 penumpang rute internasional.
Untuk pergerakan pesawat udara, dari total sebanyak 608.549 pergerakan, dengan proporsi 520.818 pergerakan pesawat rute domestik dan 87.731 pergerakan pesawat rute internasional.
Sedangkan untuk pergerakan kargo, dari total 481.488 ton kargo, dengan proporsi 428.048 ton kargo domestik dan 53.440 ton kargo internasional.
Indah menambahkan, sepanjang tahun 2023, rute domestik masih mendominasi dibandingkan dengan rute internasional.
Meskipun demikian, untuk rute internasional mengalami lonjakan pertumbuhan di tahun 2023 dibandingkan tahun 2022 yang sangat tinggi.
"Untuk jumlah pergerakan penumpang rute internasional tahun 2023 melonjak hingga 155 persen dibanding tahun 2022, sedangkan untuk jumlah pergerakan pesawat udara rute internasional melonjak 144 persen," pungkas Indah. (nur)
Editor : Nurista Purnamasari