Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Animo Tinggi, Bus Trans Jatim Bakal Tambah Koridor

Mus Purmadani • Minggu, 17 Desember 2023 | 18:52 WIB
TRANSPORTASI MASSAL: Saat ini suah ada tiga koridor Bus Trans Jatim, nantinya akan ditambah hingga sepuluh koridor.
TRANSPORTASI MASSAL: Saat ini suah ada tiga koridor Bus Trans Jatim, nantinya akan ditambah hingga sepuluh koridor.

SURABAYA – Animo Masyarakat terhadap Bus Trans Jatim cukup positif. Itu terbukti dengan tingginya minat masyarakat terhadap angkutan massal yang nyaman dan murah ini.

Melihat tingginya animo masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berencana mewujudkan minimal tujuh koridor dan maksimal 10 koridor Bus Trans Jatim. Saat ini yang sudah ada tiga koridor.

“Dalam waktu dekat atau tahun depan, Bu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa, red) memerintahkan kami (Dishub Jatim) untuk menggarap koridor dari Bunder (Gresik) ke Paciran (Lamongan),” jelas Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono, Jumat (15/12).

“Nantinya tersambung dengan pelabuhan kita yang ada di sana. Yakni yang tersambung ke arah Pulau Bawean, Pulau Pulang Pisau Kalimantan Tengah dan Pelabuhan Garongkong Kabupaten Barru Sulawesi Selatan,” imbuhnya.

Menurut Nyono, koridor tersebut bukan menambah trayek baru, melainkan scraping. “Yakni dua trayek bus yang lama ditukar dengan Bus Trans Jatim. Hanya saja yang kita perbaiki adalah layanannya. Seperti tepat waktu, aman, nyaman dan terjangkau,” katanya.

Dengan adanya transportasi publik yang murah ini, lanjut Nyono, kemacetan dan kecelakaan bisa dikurangi.

“Selain itu mayarakat tidak perlu lagi membeli Bahan bakar Minyak (BBM), tidak perlu kredit kendaraan, sehingga emisi bisa dikurangi. Dan yang paling penting adalah bisa menurunkan angka kecelakaan,” jelasnya.

Lebih lanjut Nyono mengatakan, tahun depan targetnya bisa menyelesaikan satu setengah koridor. Yakni dari Bunder (Gresik) ke arah Paciran (Lamongan), kemudian yang dari Balongpanggang ke arah Bunder.

“Harapan kita selanjutnya adalah koridor Surabaya – Bangkalan. Semua lintasan koridor yang baru, sudah kami study secara ilmiah,” katanya.

Menurutnya, rencana ini siap untuk mendapatkan alokasi anggaran. Nyono mengaku berusaha mengurangi subsidi dengan meluncurkan luxury Bus Trans Jatim.

“Ini untuk menjaring kelas menengah ke atas. Jadi penumpang tidak lagi berdiri, bisa duduk, tidur dan santai. Namun tarifnya berbeda, kalau yang sekarang Rp 5.000, kemungkinan bisa Rp 10.000,” jelasnya.

Untuk anggaran yang dibutuhkan di tujuh koridor adalah Rp 200 miliar. Nyono juga menjelaskan load factor masing masing koridor yang sudah beroperasi saat ini.

“Koridor 1 sudah 115 persen, untuk koridor 2 masih 50 persen karena tidak boleh masuk Joyoboyo dan koridor 3 merangkak ke angka 35 persen,” pungkasnya. (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#bus Trans Jatim #Animo #koridor