Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pasar Perkantoran Surabaya Mulai Bangkit, Ini Kriteria yang Jadi Incaran Penyewa

Hany Akasah • Selasa, 12 Mei 2026 | 18:16 WIB
Kepala Riset Colliers Indonesia, Ferry Salanto, mengungkapkan bahwa tren pasar pada tahun ini berbeda dibanding periode sebelumnya
Kepala Riset Colliers Indonesia, Ferry Salanto, mengungkapkan bahwa tren pasar pada tahun ini berbeda dibanding periode sebelumnya

radarsurabayabisnis.id - Pasar perkantoran di Surabaya mulai menunjukkan tren pemulihan positif pada awal 2026. Setelah sempat melambat dalam beberapa tahun terakhir, kini permintaan ruang kantor kembali meningkat seiring maraknya aktivitas relokasi dan ekspansi perusahaan.

Laporan terbaru dari Colliers Indonesia mencatat, pemulihan pasar perkantoran di Surabaya didorong oleh stabilnya tarif sewa, terbatasnya pasokan gedung baru, serta meningkatnya minat perusahaan untuk mencari kantor dengan kualitas lebih baik.

Kepala Riset Colliers Indonesia, Ferry Salanto, mengungkapkan bahwa tren pasar pada tahun ini berbeda dibanding periode sebelumnya yang lebih banyak diwarnai perpanjangan kontrak sewa.

“Berbeda dengan siklus sebelumnya yang sebagian besar didorong oleh perpanjangan sewa, permintaan pada awal tahun 2026 lebih banyak ditandai oleh aktivitas relokasi dan ekspansi ruang kantor,” ujarnya.

Tingkat Hunian Kantor Mulai Meningkat

Hingga kuartal I 2026, tingkat hunian gedung perkantoran tercatat mencapai 75,5 persen. Angka tersebut dinilai menunjukkan pemulihan bertahap dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, terbatasnya pasokan gedung baru juga mulai membantu menekan kesenjangan antara pasokan dan permintaan ruang kantor di Surabaya.

Meningkatnya inquiry atau permintaan informasi ruang kantor turut menjadi indikator bahwa dunia usaha mulai kembali agresif melakukan ekspansi setelah beberapa tahun cenderung berhati-hati.

Gedung Modern Jadi Incaran Penyewa

Seiring perubahan pola kerja dan kebutuhan bisnis, penyewa kini memiliki kriteria baru dalam memilih ruang kantor. Perusahaan cenderung mengincar gedung modern dengan tata ruang yang lebih efisien, fleksibel, dan mampu menunjang produktivitas kerja.

Selain itu, gedung perkantoran berusia di bawah 10 tahun menjadi favorit karena dinilai memiliki kualitas bangunan lebih baik, efisiensi operasional tinggi, serta fasilitas yang lebih lengkap.

Tren ini juga menunjukkan bahwa perusahaan mulai meninggalkan gedung lama dan beralih ke lokasi yang dinilai lebih representatif untuk menunjang citra bisnis maupun kenyamanan karyawan.

Persaingan Gedung Perkantoran Diprediksi Semakin Ketat

Jika tren positif ini terus berlanjut, pasar perkantoran Surabaya diperkirakan akan semakin kompetitif, terutama bagi pengembang yang mampu menyediakan gedung modern dengan konsep efisien dan ramah kebutuhan bisnis masa kini.

Pengembang gedung perkantoran kini dituntut menghadirkan fasilitas yang tidak hanya modern, tetapi juga mampu menyesuaikan kebutuhan perusahaan dengan struktur organisasi yang semakin ramping dan dinamis.

Editor : Hany Akasah
#bisnis perkantoran #gedung modern #bisnis surabaya #perkantoran