RADAR SURABAYA BISNIS – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak para pengembang yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Ajakan tersebut disampaikan Khofifah usai menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) REI Jawa Timur di Sheraton Surabaya Hotel & Towers, belum lama ini.
Menurutnya, peran pengembang sangat penting karena tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja serta membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak dan terjangkau.
“Kontribusi para pengembang sangat penting karena tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja serta membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak,” kata Khofifah.
Khofifah menjelaskan bahwa pemerintah telah menghadirkan berbagai kebijakan strategis guna mempercepat pembangunan sektor perumahan.
Salah satunya melalui program pembangunan tiga juta rumah yang menargetkan pembangunan satu juta rumah di kawasan perkotaan dan dua juta rumah di kawasan pedesaan.
Di Jawa Timur sendiri, kontribusi para pengembang dalam penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.
Tercatat sebanyak 32.384 unit rumah MBR telah direncanakan dan dibangun oleh para pengembang.
Jumlah tersebut terdiri dari 6.947 unit rumah siap huni (ready stock), 10.087 unit yang saat ini masih dalam proses pembangunan, serta 15.350 unit yang direncanakan akan dibangun pada tahun 2026.
Selain itu, capaian penyaluran program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Jawa Timur juga menunjukkan hasil yang cukup signifikan.
Dalam periode 2023 hingga 2025, tercatat sebanyak 45.543 unit rumah telah tersalurkan melalui skema FLPP dengan nilai pembiayaan mencapai sekitar Rp 5,3 triliun.
Sementara itu, hingga Januari penyaluran FLPP di Jawa Timur telah mencapai 795 unit rumah.
Berdasarkan capaian tersebut, Jawa Timur menjadi salah satu kontributor terbesar dalam penyaluran FLPP secara nasional.
Khofifah berharap REI Jawa Timur dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan perumahan masyarakat, khususnya bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia juga berharap momentum kebersamaan di bulan suci Ramadan dapat semakin mempererat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun Jawa Timur yang lebih sejahtera dan inklusif.
“Melalui kebersamaan dan sinergi yang kuat, kita optimistis dapat menghadirkan lebih banyak hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa