Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Segera Daftar, Sertifikasi Gratis Tukang Bangunan Surabaya 2026 Dibuka, Ada Pelatihan Gratis

Hany Akasah • Rabu, 4 Februari 2026 | 14:45 WIB
SERTIFIKAT GRATIS: Melalui program sertifikasi gratis tukang bangunan Surabaya 2026, Pemkot Surabaya menargetkan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal
SERTIFIKAT GRATIS: Melalui program sertifikasi gratis tukang bangunan Surabaya 2026, Pemkot Surabaya menargetkan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal

Program sertifikasi gratis tukang bangunan Surabaya 2026 resmi dibuka oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker). Pelatihan ini menjadi peluang besar bagi warga untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh sertifikat resmi yang diakui secara nasional.

Melalui program sertifikasi gratis tukang bangunan Surabaya 2026, Pemkot Surabaya menargetkan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal agar siap terlibat dalam berbagai proyek pembangunan, baik milik pemerintah maupun swasta, di tengah pesatnya pertumbuhan infrastruktur kota.

Kepala Disperinaker Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari pemetaan tenaga tukang sejak 2025. Dari hasil pemetaan tersebut, tercatat sebanyak 1.784 tenaga tukang warga Surabaya berpotensi ditingkatkan kompetensinya.

“Program ini kami siapkan agar tenaga tukang Surabaya tidak hanya bekerja, tetapi juga memiliki sertifikat resmi yang diakui. Dengan begitu, mereka bisa lebih mudah terserap di proyek Pemkot maupun sektor swasta,” ujar Hebi.

Dari total pemetaan Disperinaker, sebanyak 1.042 tenaga tukang terdata dalam 63 jenis keahlian, terdiri atas 118 kepala tukang, 146 mandor, 331 pembantu tukang, dan 447 tukang terampil. Sementara 742 tenaga tukang lainnya dipetakan oleh DPRKPP Surabaya.

Pelatihan ini dibagi menjadi dua jenjang. Jenjang 1 diperuntukkan bagi pelaksana lapangan seperti pembantu tukang dan tukang, sedangkan Jenjang 2 menyasar tenaga berpengalaman seperti mandor dan tukang senior.

Untuk Jenjang 2, peserta wajib melampirkan surat pengalaman kerja atau portofolio sesuai bidangnya. Pelatihan berlangsung selama tiga hari, terdiri dari dua hari pembekalan materi dan satu hari uji sertifikasi.

Pada tahap awal, Disperinaker memprioritaskan sertifikasi tukang bangunan gedung dan pemasangan bata. Ke depan, cakupan sertifikasi akan diperluas sesuai kebutuhan lapangan, termasuk pemasangan galvalum, instalasi listrik, hingga pasangan batu kali.

Bagi tukang harian atau pekerja lepas yang kesulitan melampirkan surat pengalaman kerja, Disperinaker juga menyediakan jalur sertifikasi kompetensi dasar dengan persyaratan lebih sederhana dan proses yang lebih cepat.

Untuk mendukung kelancaran program, Disperinaker menggandeng BAZNAS melalui skema CSR agar pelatihan dan sertifikasi dapat menjangkau lebih banyak peserta.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman https://disnaker.surabaya.go.id/three
atau aplikasi ASSiK di https://disnaker.surabaya.go.id/assik
. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui hotline 0851-4117-1138.

Dengan adanya sertifikasi gratis tukang bangunan Surabaya 2026, Pemkot Surabaya berharap kualitas tenaga kerja lokal semakin meningkat, daya saing makin kuat, serta kesejahteraan warga Surabaya dapat terus terangkat melalui pembangunan yang inklusif.

Editor : Hany Akasah
#tukang bangunan #tukang bangunan bersertifikat #sertifikat gratis