Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Demand Ruang Bisnis Bertumbuh, Pakuwon Group Rilis Ruko Beverly Square Arcade Tahap II

Moh. Afik • Jumat, 23 Januari 2026 | 21:02 WIB

 

DEMAND TINGGI: Sutandi Purnomosidi bersama Lilani Harsono, Meliani Tjondro menjelaskan Beverly Square Arcade II yang mulai dipasarkan untuk memenuhi demand ruang bisnis yang berkembang di Surabaya.
DEMAND TINGGI: Sutandi Purnomosidi bersama Lilani Harsono, Meliani Tjondro menjelaskan Beverly Square Arcade II yang mulai dipasarkan untuk memenuhi demand ruang bisnis yang berkembang di Surabaya.

RADAR SURABAYA BISNIS - Kebutuhan ruang bisnis yang terus berkembang di Surabaya ditangkap Pakuwon Group dengan menghadirkan ruko Beverly Square Arcade tahap II di kawasan, Pakuwon City.

Segmen yang dibidik pelaku bisnis yang ingin mengembangkan usahanya atau pengusaha rintisan yang ingin membuka bisnis baru.

Sutandi Purnomosidi, Direktur Marketing Pakuwon Group menjelaskan, ruko Beverly Square Arcade tahap II dikembangkan karena demandnya cukup tinggi.

Sementara Beverly Square Arcade tahap I yang pasarkan tahun 2024 sudah
sold out dan sudah dipakai bisnis.

“Karena itu, Beverly Square Arcade tahap II kami launching. Karena demandnya masih tinggi. Sementara yang tahap I sudah sold out. Bahkan sekarang sudah ramai dipakai untuk berbagai kegiatan bisnis,” kata Sutandi, Jumat (23/1/2026).

Dikatakan, ruko Beverly Square Arcade tahap II ini dibangun diatas lahan seluas 4.400 meter persegi.

Dan Jumlahnya dibikin terbatas hanya 41 unit dengan harga antara Rp 2-3 miliar.

Pembangunan akan dikebut sehingga serah terima unit bisa dilakukan pada akhir 2026.

Lokasinya sangat strategis. Selain dekat dengan pusat perbelanjaan modern, Hokky, juga sudah memiliki captive market yang besar.

Sebab Pakuwon City saat ini sudah dihuni sekitar 15.000 KK. Selain itu juga ada beberapa apartemen Amor, East Coast, Educuty dan Bella.

“Beverly Square merupakan Kawasan bisnis yang sangat menguntungkan. Karena captive marketnya cukup besar, sehingga mau dipakai bisnis apa saja akan berkembang. Sebab eksosistemnya sudah terbentuk,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager Marketing Pakuwon Group, Liliani Harsono, pihaknya sangat yakin semua unit akan segera sold out.

Terbukti saat ini dari total unit yang dipasarkan sudah terjual 50 persen. Dan yang menggembirakan lagi sekitar 50 persen merupakan repeat buyer.

“Ini menunjukkan mereka sangat loyal dan percaya terhadap produk Pakuwon Group. Dan tentunya mereka juga yakin bisnisnya akan maju dan berkembang,” ujarnya.

Dia mengaku, Kawasan ini memang dikonsep untuk multi bisnis. Sehingga suasananya ramai.

Di antara yang berminat akan dipakai untuk bisnis kuliner, klinik kecantikan, salon, bakery, studio yoga, kantor bank, showroom dan lainnya. Area parkirnya cukup luas didepan unit ruko.

Selama periode peluncuran, pihaknya menawarkan berbagai promo menarik seperti bebas biaya KPR dan BPHTB, hingga insentif PPN hingga Rp 220 juta dan hadiah spesial Imlek untuk periode pembelian 25 Januari – 22 Februari 2025.

“Setelah ini akan kami kembangkan Beverly Square tahap III. Karena lahannya masih tersedia. Jumlah unitnya juga akan sama seperti tahap II. Kami juga Kerja sama dengan BCA dengan bunga 2,49 persen dan tenor hingga 20 tahun,” ungkapnya.

Vice President of Consumer Loan BCA K3S Surabaya, Meliani Tjondro, mengatakan pihaknya sangat optimis tahun 2026 penyerapan kredit akan bertumbuh.

Hal ini seiring membaiknya kondisi ekonomi dan meningkatnya kepercayaan terhadap pengembang termasuk Pakuwon Group.

“Kami yakin tahun ini akan lebih baik. Tahun lalu memang ada pertumbuhan kredit, namun dibanding tahun 2024, ada penurunan. Karena primary tahun lalu sedikit melambat. Banyak developer yang menahan merilis produk baru karena marketnya slow,” kata Meliani. (fix)

Editor : Nofilawati Anisa
#pembangunan #surabaya timur #bisnis baru #sutandi purnomosidi #Ruang bisnis #pengusaha rintisan #pakuwon group #pakuwon city