Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Tahun 2026, Royal Residence Siap Kembangkan Kawasan Komersial dan Cluster Baru

Moh. Afik • Minggu, 7 Desember 2025 | 23:18 WIB
KEJAR PENJUALAN: Dari kiri: Candra Kusuma, Lodwyk Wattimena dan Dinna menjelaskan cluster Organica Royal Residence yang membidik segmen premium terus digenjot penjualannya.
KEJAR PENJUALAN: Dari kiri: Candra Kusuma, Lodwyk Wattimena dan Dinna menjelaskan cluster Organica Royal Residence yang membidik segmen premium terus digenjot penjualannya.

RADAR SURABAYA BISNIS - Menjelang tutup tahun 2025, developer optimis tahun depan pasar properti akan lebih baik. Sebab itu, developer sudah menyiapkan pengembangan proyek barunya.

Salah satunya Roya Residence yang akan memperbesar proyek komersial tahun 2026.

Lodwyk Wattimena, Direktur Utama Royal Residence menjelaskan, tahun 2026 pihaknya akan lebih fokus mengembangkan proyek komersial untuk menciptakan keramaian di dalam lingkungan perumahan.

Selama ini keramaian atau traffic banyak diluar kawasan perumahan.

“Tahun depan kami ingin perbanyak komersial. Agar tercipta keramain di dalam perumahan. Kami sudah konsultasi dengan Pemkot untuk pengembangan komersial ini,” kata Lodwyk, disela acara Macaw Competition, Sabtu (6/12).

Dikatakan, pengembangan kawasan komersial ini dinilai sangat penting.

Selain untuk membangun crowded juga sekaligus mendorong penjualan unit rumah kedepan. Saat ini sudah ada beberap investor yang akan masuk.

Selain Kampus Universitas Petra dan Rumah Sakit Petra seluas 10,5 hektare dan rencana awal tahun depan mulai pembangunan, juga ada investor baru yang sudah masuk dan membeli lahan cukup besar di bawah 5 hektare. Namun dia enggan menyebutkan detailnya sekarang.

“Investor baru ini belum bisa kami sebutkan sekarang. Tunggu saja nanti. Yang jelas MoU sudah kami lakukan. Dia investor asal Surabaya,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan lahan seluas satu hektare lebih untuk pengembangan kawasan kuliner atau food festival.

Nantinya, pihaknya akan mengundang banyak anchor dengan brand-brand besar terutama kuliner, buah-buahan.

“Tahun depan, kita mau mencari anchor tenant buat kawasan food festival. Desain sudah kita buat. Kami berharap, semester I/2026 sudah klir semuanya,” ujarnya.

Terkait penjualan tahun ini, Dinna, Marketing Manager Royal Residence mengaku, total target tercapai.

Karena adanya penjualan lahan yang cukup besar. Namun secara umum, market property masih melambat. Karena kondisi ekonomi yang belum bertumbuh signifikan.

Namun begitu, pihaknya akan terus memaksimalkan penjualannya. Selain fokus pada cluster Organica yang membidik segmen premium dengan harga Rp 4,5 miliar – Rp 7 miliaran, pihaknya juga gencar memasarkan produk ready stock.

Ada beberapa rumah ready stock yang tersebar di beberapa cluster dengan harga mulai Rp 700-an juta hingga sekitar Rp 3,5 miliaran.

Semuanya bisa ikut program PPN DTP. Karena sebagian sudah ready.

“Tahun depan kami juga rencana kembangkan cluster baru yang membidik segmen harga Rp 2 miliar – Rp 3 miliaran selain unit existing sekarang. Sehingga semua pilihan unit disini lengkap,” ujar Dinna.

Sementara itu, Candra Kusuma, Assistant Vice President of Consumer Loan BCA menambahkan, tahun ini kondisi pasar properti memang kurang bagus.

Sehingga pihaknya harus berusaha lebih keras lagi untuk mengejar pencapaian target tahun ini.

“Kalau penjualan properti dari developer kurang bagus maka dampaknya juga pada penyerapan KPR. Kami kira harus banyak berusaha lagi untuk mencapai target. Dan program bunga special masih berlaku terutama untuk developer top tier seperti Royal Residence,” ungkap Candra. (fix)

Editor : Nofilawati Anisa
#kawasan #food festival #Komersial #radar surabaya bisnis #royal residence #properti #pengembang #proyek #developer