Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Bos BP Tapera Sebut Penyaluran FLPP hingga 21 November 2025 Sudah Tembus 237.849 Unit

Nofilawati Anisa • Jumat, 28 November 2025 | 04:17 WIB
BARU: Dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, realisasi penyaluran FLPP untuk MBR telah mencapai 237.849 unit.
BARU: Dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, realisasi penyaluran FLPP untuk MBR telah mencapai 237.849 unit.

RADAR SURABAYA BIANIS - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi Kredit Kepemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR Sejahtera FLPP) per 21 November 2025 mencapai 223.279 unit rumah dengan nilai Rp 27,72 triliun.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho memaparkan, realisasi FLPP pada 2022 tercatat 226.000 unit dengan nilai Rp 25,15 triliun.

Pada 2023, lanjutnya, realisasi meningkat menjadi 229.000 unit dengan nilai Rp 26,32 triliun, sebelum turun menjadi 200.300 unit pada 2024 dengan nilai subsidi Rp 24,6 triliun.

“Kami yakin tahun 2025 ini akan tercatat yang tertinggi dalam sejarah penyaluran FLPP sejak tahun 2022. Jika dibandingkan realisasi pada 2023 dan 2024 dengan realisasi pada 2024 – 2025, ada peningkatan 10,99 persen,” kata Heru dalam keterangan resmi dikutip, Kamis (27/11).

Heru menambahkan, dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 237.849 unit.

Sementara KPR Tapera tercatat 1.306 unit, sehingga total realisasi dalam periode tersebut mencapai 239.165 unit.

Di sisi permintaan, Heru merujuk pada data Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep). Dari 300.910 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang mendaftar, 265.219 KK di antaranya lolos subsidi checking dan 226.477 KK telah ditindaklanjuti oleh perbankan.

“Masih terdapat 38.742 data yang belum di follow up oleh bank penyalur. Kami berharap agar segera ditindaklanjuti oleh perbankan demi percepatan pemilikan rumah bagi MBR,” pungkas Heru.

Sebelumnya, BP Tapera membukukan serapan rumah subsidi melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) telah mencapai 222.900 unit per 20 November 2025.

“Pada hari ini di tahun lalu 2024 realisasinya baru di angka 151.000, tapi di 2025 kita sudah di angka 222.900 atau naik 16 persen,” kata Heru beberapa waktu lalu. (inv/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#radar surabaya bisnis #Heru Pudyo Nugroho #BP Tapera. #flpp #perumahan #Permintaan #mbr #realisasi