Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Konsep Hunian Kedepan Harus Adaptif Terhadap Perkembangan IT dan Ramah Lingkungan

Moh. Afik • Senin, 17 November 2025 | 22:57 WIB

 

LAPANG: Salah satu kawasan perumahan yang dikembangkan Ciputra Group yang selalu adaptif terhadap perkembangan IT dan juga ramah terhadap keberlanjutan lingkungan yang hijau.
LAPANG: Salah satu kawasan perumahan yang dikembangkan Ciputra Group yang selalu adaptif terhadap perkembangan IT dan juga ramah terhadap keberlanjutan lingkungan yang hijau.

RADAR SURABAYA - Konsep hunian kedepan tidak hanya fungsional dari sisi desain, namun juga harus adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi (IT) serta ramah terhadap lingkungan.

Itulah sebabnya, perbankan dan developer terus mendorong lahirnya talenta-talenta muda yang inovatif dan bisa menciptakan hunian yang smart dan juga green.

Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan perkembangan teknologi saat ini banyak mengubah pola hidup masyarakat.

Dengan perubahan tersebut, membuka peluang lahirnya berbagai inovasi di bidang hunian.

Menurutnya, Surabaya merupakan kota strategis dengan potensi talenta kreatif dan pelaku usaha yang besar.

Melalui Roadshow BTN Housingpreneur 2025, dia berharap bisa membuka jalan bagi masyarakat Surabaya untuk melahirkan inovasi di sektor hunian.

“Ajang ini bisa menjadi pintu ke jejaring ekosistem perumahan yang mempertemukan ide, industri, dan peluang pasar properti di Indonesia,” kata Ramon, Jumat (14/11).

Dikatakan, ajang ini juga untuk mencari ide-ide yang dapat menciptakan ekosistem perumahan yang inovatif, ramah lingkungan, berbasis teknologi, serta dapat diakses oleh seluruh lapisan
masyarakat Indonesia.

Roadshow BTN Housingpreneur 2025 di ITS juga menjadi ruang kolaborasi bagi mahasiswa teknik, arsitektur, bisnis, hingga para pelaku usaha muda untuk mendapatkan insight langsung dari praktisi industri, akademisi, serta ekosistem perumahan BTN.

“Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai tantangan dan peluang sektor perumahan, termasuk kebutuhan rumah yang terus berkembang dan pentingnya pendekatan desain yang fungsional, berkelanjutan, serta terjangkau,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Ciputra Group, Agung Krisprimandoyo, mengaku selama ini Ciputra Group terus mengembangkan konsep hunian smart, green, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, sehingga kawasan perumahan yang dibangun mampu mengikuti gaya hidup digital masyarakat masa kini.

Hampir seluruh proyek perumahan Ciputra kini didukung oleh infrastruktur fiber optic, smart gate system, serta integrasi CCTV terpusat yang bisa dipantau oleh manajemen estate melalui platform digital.

“Di beberapa klaster, Ciputra juga mulai menerapkan fitur smart home seperti smart lock, smart lighting, dan pengendalian perangkat rumah melalui aplikasi, sehingga penghuni dapat menikmati kenyamanan tinggal yang lebih modern dan efisien,” ungkapnya.

Dari sisi keberlanjutan, Ciputra Group menggabungkan prinsip green living dengan teknologi ramah lingkungan.

Beberapa proyek CitraLand di berbagai kota—sudah menerapkan penggunaan lampu jalan LED hemat energi, penanaman ribuan pohon untuk memperkuat ruang terbuka hijau, serta sistem drainase berwawasan lingkungan dan pengelolaan air yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

“Sekarang, di rumah-rumah tipe baru, Ciputra Group mulai menyediakan opsi solar panel, penggunaan material bangunan rendah emisi, dan desain rumah yang memaksimalkan pencahayaan serta sirkulasi udara alami,” tambah Agung.

Selain itu, Ciputra membangun ekosistem digital yang memudahkan penghuni berinteraksi dengan lingkungan mereka.

Melalui aplikasi penghuni yaitu CiputraHub, warga bisa melakukan pembayaran iuran, membuat pengaduan, memesan fasilitas olahraga, hingga memantau informasi dari estate management.

Beberapa kawasan juga memiliki community digital center dan coworking space internal yang mendukung aktivitas bisnis, remote working, dan pembelajaran berbasis teknologi.

“Dengan kombinasi inovasi IT, desain hijau, dan layanan digital terintegrasi, Ciputra Group menunjukkan bagaimana hunian modern dapat dirancang untuk tetap relevan dan adaptif di era teknologi yang terus berkembang,” ungkap pria humoris ini.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama, dan Kealumnian ITS Agus Muhamad Hatta mengatakan ke depannya akan ada lebih banyak generasi muda yang perlu tempat tinggal di Indonesia.

Sehingga, perlu pendekatan baru dalam pengadaan hunian massal yang inovatif dengan harga yang lebih terjangkau.

"Ini merupakan pekerjaan rumah kita semua untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Saya mengapresiasi langkah BTN menggelar BTN Housingpreneur dan memberikan kesempatan bagi seluruh kalangan khususnya mahasiswa untuk berpartisipasi di sektor perumahan," tutup Agus. (fix)

Editor : Nofilawati Anisa
#lingkungan #radar surabaya bisnis #btn #its #it #developer #perbankan #ciputra group