Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Jelang Tutup Tahun, Pakuwon Group Gelar Pameran Kejar Target Penjualan 2025

Moh. Afik • Jumat, 14 November 2025 | 14:18 WIB
KEJAR TARGET: Sutandi Purnomosidi (dua dari kanan) bersama pimpinan BCA Kanwil III Surabaya menjelaskan berbagai produk properti yang bisa ikut program PPN-DTP dalam ajang Pakuwon Group Exhibition
KEJAR TARGET: Sutandi Purnomosidi (dua dari kanan) bersama pimpinan BCA Kanwil III Surabaya menjelaskan berbagai produk properti yang bisa ikut program PPN-DTP dalam ajang Pakuwon Group Exhibition

RADAR SURABAYA BISNIS - Developer terus memanfaatkan sisa waktu untuk menggenjot penjualan menjelang tutup tahun 2025.

Salah satunya adalah Pakuwon Group yang kembali menggelar event Pakuwon Group Anniversary Exhibition dengan target transaksi penjualan Rp 250 miliar.

Sutandi Purnomosidi, Direktur Marketing Pakuwon Group menjelaskan, saat ini kondisi properti mulai membaik.

Hal ini imbas dari kebijakan pemerintah di antaranya perpanjangan PPN-DTP hingga tahun 2027 dan juga penyaluran kredit sebesar Rp 200 triliun dari Kementrian Keuangan.

Pada kuartal I dan II 2025, ekonomi masih menurun. Namun sejak Agustus, September dan Oktober, secara perlahan ekonomi mulai bertumbuh.

Hal ini membuat semua sektor bergerak baik retail maupun lainnya. Imbasnya daya beli mulai naik dan pasar properti juga bergerak.

“Makanya saat ini merupakan momentum terbaik untuk membeli properti. Karena harganya masih stabil dan belum naik. Nanti kalau ekonomi sudah semakin baik, maka bisa dipastikan harga akan naik lagi,” ujar Sutandi, Kamis (13/11).

Dikatakan, dalam kondisi normal, harga properti milik Pakuwon Group akan mengalami kenaikan sekitar 10 persen per tahun.

Namun tahun ini karena kondisi pasar properti kurang bagus sejak awal tahun maka kenaikan harganya sangat tipis, bahkan cenderung stug.

“Ini momentum untuk end-user maupun investor. Karena tidak mungkin harga turun lagi. Sebab sudah di bottom. Kami yakin, setelah akhir tahun 2025, pasar properti akan kembali membaik seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 6 persen,” ungkapnya.

Terkait Pakuwon Group Exhibition, Sutandi mengaku akan mendapat respond bagus.

Pasalnya, pihaknya menyediakan banyak pilihan unit properti baik rumah, apartemen, ruko maupun office tower.

Dan semuanya sudah ready sehingga bisa mengikuti program PPN-DTP atau Free PPN.

Bahkan pihaknya didukung bank BCA yang memberikan penawaran menarik bunga KPR 0,98 persen fixed selama tiga tahun.

Ini merupakan bunga KPR terendah yang belum pernah ada sebelumnya. Kolaborasi ini memberikan keyakinan pada konsumen untuk membeli properti.

“Kami sediakan banyak pilihan baik rumah, apartemen, office maupun ruko mulai di Surabaya, Jakarta dan Bekasi. Dan semuanya sudah ready stock dengan total nilai sekitar Rp 2 triliun. Kami kira saat ini tidak ada lagi developer lain yang memiliki ready stock sebesar itu,” ungkapnya.

Fenny, Direktur Pakuwon Group menambahkan, dia yakin pameran kali ini akan menambah penjualan tahun ini.

Hingga September 2025, Pakuwon Group Surabaya mencapai penjualan sebesar Rp 1,3 triliun atau 73 persen dari target Rp 1,8 triliun.

“Sisa waktu tiga bulan dan adanya pameran ini, kami yakin sisa 25 persen target penjualan tahun ini akan tercapai,” tambahnya.

Sementara itu, Liliani Harsono, GM Sales Pakuwon Group mengatakan, selain memberikan bunga KPR super murah dengan cicilan mulai Rp 2 jutaan, selama pameran pihaknya juga memberikan banyak promo menarik lainnya diantaranya free biaya administrasi, provisi dan asuransi jiwa. Serta proses KPRnya juga cukup cepat.

“Selain itu juga bisa Free PPN hingga Rp 220 juta untuk semua unit ready stok dengan harga maksimal Rp 5 miliar. Kami juga sediakan banyak hadiah menarik lainya termasuk iPhone 17 Pro, logam mulai serta Apple Watch,” pungkasnya. (fix)

Editor : Nofilawati Anisa
#penjualan #radar surabaya bisnis #properti #penyaluran kredit #daya beli #developer #pakuwon group #kementerian keuangan