RADAR SURABAYA BISNIS - Potensi market yang cukup besar dari kalangan muda, membuat developer semakin aktif menggarapnya.
Bahkan sekarang banyak kalangan muda yang mengincar hunian premium di Sidoarjo.
Sherlin Soemargo, Marketing Manager Dian Istana Group menjelaskan, pasar properti masih mengalami tekanan akibat pelambatan ekonomi.
Namun, market segmen muda masih bertumbuh. Karena banyak anak muda yang sadar masa depan dengan membeli rumah.
“Sekarang banyak anak muda yang mencari rumah untuk keperluan masa depan mereka. Hal ini juga didukung perbankan yang menyediakan KPR dengan tenor panjang dan bunga ringan. Sehingga cicilannya semakin terjangkau,” ungkap Sherlin, Sabtu (18/10).
Dia memberi contoh di Moca City yang dikembangkan di Sidoarjo, mayoritas justru dari pembeli kalangan muda.
Bahkan rentang usia 20 tahunan mendominasi hingga 40 persen.
Disusul usia 30 tahunan, 30 persen dan usia 40 tahunan 20 persen. Sisanya usia 50 tahunan.
Dan yang menarik, kalangan muda juga lebih suka hunian yang lebih gede dan dua lantai.
Hal ini membuat rumah tipe besar di Moca City dengan harga Rp 1- 1,1 miliar yang paling banyak dicari.
Kemudian disusul dengan harga di bawahnya, Rp 800-an juta.
“Justru rumah satu lantai dengan harga Rp 600-an juta peminatnya sedikit. Ini semua diluar prediksi kami. Karena itu, nantinya kami akan memperbanyak tipe yang besar,” tambahnya.
Dijelaskan, Moca City dikembangkan diatas lahan seluas 33 hektare.
Pengembangan dilakukan bertahap. Tahap pertama di kembangkan tujuh hektare dengan jumlah sekitar 300-an unit rumah dari berbagai tip dengdan harga mulai Rp 600-an juta – Rp 1,1 miliar.
Tahun ini pihaknya menargetkan memasarkan sebanyak 120 unit dari tahap pertama.
Hingga saat ini sudah 50 persen lebih terjual. Mayoritas adalah end-user dan anak-anak muda.
Serah terima unit akan kami lakukan pada pertengahan tahun depan.
“Melihat animo yang besar, kami optimis tahap pertama 300-an unit akan habis tahun depan,” tambah Surjo Wibowo, Project Manager Moca City.
Hal yang sama dilakukan CitraHarmoni. Perumahan milik Ciputra Group ini juga gencar membidik segmen muda. Karena pembeli kalangan muda cukup mendominasi.
Lebih dari dari 50 persen penjualan unit rumah dari berbagai tipe di CitraHarmoni dari kalangan muda.
Luluk Supardina, Marketing Manager CitraHarmoni menjelaskan, saat ini pembeli yang banyak di CitraHarmoni usianya berkisar antara 20 – 40 tahun.
Umumnya mereka adalah karyawan perusahaan atau PNS dengan gaji tetap yang sudah cukup untuk mencicil rumah.
Mereka umumnya mencari rumah dengan rentang harga antara Rp 700-an juta untuk rumah satu lantai dan Rp 1,5 miliar untuk rumah dua lantai.
Bahkan tenor cicilan KPR mereka juga panjang yakni 20 tahun. Sehingga cicilan tiap bulan sangat terjangkau.
“Mayoritas pembeli disini memang end user dan dari kalangan muda. Karena itu kami siapkan banyak tipe untuk pilihan seperti Victory, Barley, Bibury, Veldhoven, Schagen dengan harga Rp 700-an juta – Rp 2,3 miliar. Kami juga siapkan tipe baru Camden dengan harga Rp 500-an juta. Pas untuk anak-anak muda yang mau beli rumah,” ujar Luluk. (fix/opi)
Editor : Nofilawati Anisa