Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Bank Indonesia Sebut Hasil Survei Harga Properti Residensial Tumbuh Terbatas

Nofilawati Anisa • Kamis, 7 Agustus 2025 | 11:39 WIB
UNIT: BI menyebut Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan II/2025 yang tumbuh sebesar 0,90 persen year on year (yoy).
UNIT: BI menyebut Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan II/2025 yang tumbuh sebesar 0,90 persen year on year (yoy).

RADAR SURABAYA BISNIS - Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia (BI) mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan II/2025 tumbuh terbatas.

“Hal ini tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan II/2025 yang tumbuh sebesar 0,90 persen year on year (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan I 2025 sebesar 1,07 persen (yoy),” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Rabu (6/8/2025).

Lebih lanjut Ramdan menjelaskan bahwa perkembangan harga properti tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan penjualan unit properti residensial tipe kecil di pasar primer.

Sementara penjualan rumah tipe besar dan menengah mengalami kontraksi.

“Secara keseluruhan, penjualan unit properti residensial di pasar primer tercatat mengalami kontraksi sebesar 3,80 persen (yoy), setelah tumbuh sebesar 0,73 persen (yoy) pada triwulan I/2025,” urainya.

Ramdan menyebut perkembangan ini dipengaruhi oleh penjualan rumah tipe kecil yang tumbuh 6,70 persen (yoy), melambat dari 23,75 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.

Selain itu, penjualan rumah tipe besar terkontraksi sebesar 14,95 persen (yoy), lebih dalam dari triwulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 11,69 persen (yoy).

Sementara itu, penjualan rumah tipe menengah terkontraksi sebesar 17,69 persen (yoy), meskipun tidak sedalam triwulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 35,76 persen (yoy).

Dari sisi pembiayaan, survei menunjukkan bahwa sumber utama pendanaan untuk pembangunan properti residensial masih berasal dari dana internal pengembang, dengan pangsa mencapai 78,36 persen. (opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#penjualan #pembangunan #bank indonesia #pasar #Survei Harga Properti Residensial #SHPR #triwulan II 2025 #ramdan denny prakoso