Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Ekspansi di Pasuruan, Graha Mukti Kembangkan Perumahan Neo Natura

Moh. Afik • Minggu, 7 Juli 2024 | 18:06 WIB
KEMBANGKAN BISNIS: Rizky Supriadi dan Novri Susanti menjelaskan Neo Natura dihadirkan untuk.membidik segmen middle di Pasuruan yang terus bertumbuh.
KEMBANGKAN BISNIS: Rizky Supriadi dan Novri Susanti menjelaskan Neo Natura dihadirkan untuk.membidik segmen middle di Pasuruan yang terus bertumbuh.

PASURUAN (Radar Surabaya Bisnis) - PT Graha Mukti Indah terus melakukan ekspansi bisnis.

Kali ini pengembang asal Surabaya ini mengembangkan perumahan kelas middle, Neo Natura di Pasuruan dengan harga antara Rp 500 - 600 juta.

Rizky Supriadi, Direktur Utama PT Graha Mukti Indah menjelaskan, ekspansi ini sebenarnya sudah lama direncanakan.

Karena pihaknya memiliki land bank 15 hektare di Jalan Raya Raci, Pasuruan. Dan rencana itu baru bisa diwujudkan sekarang.

“Kami melihat pasarnya ada dan cukup berkembang. Lokasinya juga cukup strategis karena berada di jalan Raya Raci, Pasuruan. Karena itu, sekarang mulai kami kembangkan,” kata Rizky saat launching cluster Neo Natura, Sabtu (6/7).

Dijelaskan Rizky, Neo Natura akan dikembangkan bertahap di atas lahan seluas 15 hektare.

Tahapan pertama akan dikembangkan dulu 300 unit dari total 1.000 unit yang direncanakan. Namun tahun ini baru akan dipasarkan 100 unit dulu.

Pada tahap pertama, pihaknya menawarkan dua tipe yakni Sierra dan Grandis.

Tipe Sierra (36/90) dikembangkan satu lantai dengan dua kamar tidur dan ditawarkan dengan harga Rp 500 juta.

Sedangkan tipe Grandis (54/90), didesain satu lantai dan tiga kamar tidur dengan harga Rp 600 juta.

Dia sangat yakin semua unit akan habis di tahun ini. Serah terima unit akan dilakukan pada Desember 2024 nanti.

Segmen yang dibidik adalah para pekerja di PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang), PNS di Pemkab Pasuruan, guru dan wali santri PP Dalwa serta masyarakat.

“Sekarang sudah terjual 50 persen. Selain dari ASN Pemkab Pasuruan, juga dari PIER dan Pondok Pesantren Dalwa. Kami yakin sisa unti akan segera habis. Apalagi sekarang rumah contoh sudah jadi sehingga pembeli bisa melihat lebih detail,” tambahnya.

Dia mengaku tingginya respons masyarakat terhadap Neo Natura karena lokasinya sangat strategis.

Selain di Jalan Raya Raci, Pasuruan, juga dekat dengan PIER, exit tol Rembang, dekat kantor pemerintahan Kabupaten Pasuruan dan Pondok Pesantren Dalwa.

“Kami juga membawa konsep perumahan baru di Pasuruan seperti one gate system, jogging track, estate management, taman dan banyak lagi lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Novri Susanti, Komsiaris Graha Mukti Indah Group, menambahkan, saat ini kondisi pasar memang tidak terlalu baik. Sebab daya beli cenderung stagnan.

Sebab itu, developer harus semakin kreatif menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Developer harus semakin pandai untuk bisa beradaptasi agar tidak ditinggalkan konsumen.

Sekarang tidak bisa membangun seenaknya. Harus mengerti apa yang diiinginkan calon pembeli.

Untuk itu, sebelum me-launching Neo Natura, pihaknya melakukan riset pasar selama tiga bulan.

“Sekarang kita harus produksi sesuai demand pasar. Kita harus tahu masuk disegmen apa. Sehingga produk bisa diterima pasar. Disini kami bangun dua dan tiga kamar tidur karena demandnya ada. Dan hasilnya cukup bagus. Sekarang sudah terjual 50 persen lebih,” tutup Novri. (fix/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Neo Natura #properti #pasuruan #graha mukti indah #developer #PIER