SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) - Hunian berkonsep resort di Surabaya semakin diminati. Hal ini membuat developer makin agresif mengembangkannya.
Salah satunya, PT Bhakti Tamara yang mengembangkan cluster terbaru, Organica di perumahan Royal Residence.
Direktur PT Bhakti Tamara, Lodewyk Wattimena mengatakan, Organica merupakan cluster pertama yang dirilis pasca pandemi.
Berbeda dengan sebelumnya, Organica membidik segmen premium terutama dari kalangan muda yang sukses.
Sebab itu, pihaknya menawarkan konsep baru. Bukan hanya desain dan layout ruanganya saja, namun juga fasilitasnya yang pas dengan gaya hidup anak-anak muda.
Cluster Organica mengusup konsep tropical resort. Ini merupakan konsep hunian resort pertama di Surabaya.
“Kalau yang lain menawarkan rumah tipe kecil, kami justru bermain di kelas yang gede. Sebab masih banyak orang berduit di Surabaya. Mereka ingin hunian yang nyaman, luxurious dan stylish. Ini hunian berkonsep tropical resort pertama di Surabaya,” kata Lodewyk saat launching cluster Organica, Rabu (15/5).
Dijelaskan Lodewyk, cluster Organica dikembangkan terbatas hanya 69 unit saja di atas lahan seluas 6 hektare.
Pengembangan dilakukan bertahap. Tahap pertama dikembangkan 25 unit di Sub A. Selanjutnya dikembangkan di Sub B dan Sub C.
Saat ini baru ditawarkan dua tipe, yakni Marella (200 m²) dan tipe Margaret (300 m²).
Untuk tipe Marella dipasarkan dengan harga Rp 4,750 miliar. Sedangkan tipe Margaret ditawarkan dengan harga Rp 7 miliar.
Hanya berlaku untuk 10 pembeli pertama. Setelah itu harga akan naik secara periodik.
“Itu harga perdana dan hanya untuk 10 unit pertama saja. Setelah itu, harganya akan kami naikan menjadi Rp 5 miliar untuk tipe Marella dan Rp 8 miliar untuk tipe Margaret. Jadi siapa yang cepat dia yang akan dapat harga perdana,” tambahnya.
Harga tersebut, menurut Lodewyk sebanding dengan kenyamanan dan kemewahan hunian ini.
Betapa tidak, selain menggunakan sistem keamanan one gate system dan semua unit rumah menghadap jalan besar dan penuh aneka tanaman, setiap unit juga terpisah dengan taman dan sangat privasi.
Selain itu, cluster Organica juga mengusung konsep hunian layaknya fasilitas apartemen.
Dilengkapi dengan genset yang akan hidup otomatis saat listrik padam.
Bahkan pihaknya juga menyediakan layanan concierge. Penghuni bisa memesan untuk membersihkan ruangan kapan saja diperlukan.
“Ini yang pertama kalinya di Indonesia, hunian dilengkapi dengan genset dan layanan concierge layaknya di apartemen atau hotel. Kami juga lengkapi dengan Community Center yang luas yang bisa dipakai untuk berbagai aktivitas penghuni seperti BBQ, garden party, yoga, senam dan lainya,” ungkapnya.
Sementara itu, Dina Ariyanti, Marketing Manager Royal Residence menambahkan, pihaknya sangat optimistis cluster Organica akan mendapat respons bagus dari konsumen.
Selain masih harga promo, juga banyak pembeli lama yang ingin upgrade hunian.
Mereka yang merasa sudah nyaman tinggal di Royal Residence akan kembali membeli unit baru yang lebih gede baik dipakai sendiri maupun untuk anak-anaknya.
Sehingga tidak heran, jika saat ini repeat buyer di perumahan cukup tinggi, di atas 30 persen.
“Kami optimistis, 1-2 bulan ini, tahap pertama 25 unit akan habis. Setelah itu akan langsung kami lanjutkan tahap berikutnya. Konsepnya masih sama. Namun desainnya mungkin bisa sama namun bisa juga berubah,” kata Dina.
”Kami lihat dulu bagaimana responsnya. Kami juga kerja sama dengan beberapa agen properti dan juga perbankan untuk memudahkan penjualan,” pungkasnya. (fix/nur)
Editor : Nurista Purnamasari