Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Bidik Investor Surabaya, Properti Asing Kembali Pameran di Galaxi Mall

Moh. Afik • Selasa, 14 Mei 2024 | 16:12 WIB
PRODUK ASING: Bambang Budiono (kiri) bersama Henry Nugroho menjelaskan beberapa produk properti asing yang mulai dipasarkan di Surabaya baik landed house, apartemen, ruko maupun pergudangan.
PRODUK ASING: Bambang Budiono (kiri) bersama Henry Nugroho menjelaskan beberapa produk properti asing yang mulai dipasarkan di Surabaya baik landed house, apartemen, ruko maupun pergudangan.

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) - Agen properti Galaxy Sumatra dan Ray White HR Muhammad kembali menggelar pameran properti asing dengan tema World Property Insight 2024 di Galaxi Mall Surabaya.

Pameran yang berlangsung tanggal 13-19 Mei 2024 ini diharap menghasilkan transaksi sekitar 10-15 unit properti dari para investor Surabaya.

Henry Nugroho, Managing Director Galaxy Sumatra menjelaskan, pameran properti asing sengaja diadakan bulan Mei karena momentumnya pas setelah Pemilu sehingga kondisinya sudah stabil.

Selain itu juga liburan sekolah sehingga banyak keluarga yang punya waktu untuk jalan-jalan.

Sebab itu dia yakin, pameran ini akan mendapat respons bagus dari konsumen terutama dari para investor Surabaya yang ingin membeli properti di luar negeri baik untuk keperluan anaknya studi atau murni untuk investasi dengan passive income yang tinggi.

“Kali ini kami bawa beberapa produk properti dari semua kota besar di Australia seperti Canberra, Sydney, Perth, Melbourne. Biasanya hanya dua kota saja. Selain itu juga ada beberapa properti dari Spanyol dan Batam yang sangat menarik,” kata Henry, Senin (13/5).

Dikatakan Henry, Australia saat ini banyak kedatangan orang asing setelah pandemi selesai.

Mereka ada yang kembali studi atau bekerja di sana. Sehingga kebutuhan properti di semua kota besar mengalami lonjakan demand properti yang luar biasa baik landed house maupun apartemen.

Bahkan karena tingginya, sampai untuk menyewa unit apartemen harus antri.

Itupun dengan rate yang jauh lebih tinggi daripada hari-hari biasanya.

Sehingga saat ini, mereka yang memiliki unit apartemen atau rumah di sana bisa mendapatkan passive income lumayan besar.

“Harga sewa properti di sana mengalami kenaikan sekitar 7-15 persen per tahun. Rata-rata harga sewa disana sekitar 5-6 persen dari harga properti,” tambahnya.

Untuk itu, lanjutnya, ini kesempatan menarik bagi para pemilik modal asal Surabaya dan sekitarnya.

Mereka bisa membeli properti baik apartemen maupun lainnya untuk keperluan anaknya yang lagi studi di Australia atau untuk kepentingan bisnis disana.

Bagi warga Surabaya, daripada menyewa mahal-mahal, lebih baik membeli unit apartemen sendiri.

Nanti setelah tidak dipakai bisa dijual dengan harga lebih tinggi. Apalagi disana juga ada beberapa produk komersial seperti ruko atau gudang yang sudah siap penyewanya long term.

“Properti komersial bisa beli second dan bisa dijual lagi ke pembeli asing tanpa ada tambahan tax. Sehingga sangat menarik bagi investor Surabaya dan sekitarnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Bambang Budiono, Principal Ray White HR Muhammad menambahkan, selain Australia, Spanyol juga menjadi incaran para investor Surabaya dan Indonesia.

Selain harga properti negara Matador tersebut lebih murah dibandingkan di Italia, juga ada penawaran Golden Visa.

Program Golden Visa bagi investor properti memang sangat menarik. Sebab pemegang golden visa memiliki banyak keuntungan.

Misalnya bisa dipakai masuk di 29 negara di Eropa, anak bisa sekolah gratis, boleh bekerja di sana, tidak ada batasan minimum stay serta bisa dipakai anak dan orang tua.  

Tax-nya juga sangat murah. Untuk hunian 10 persen dan komersial 1,8 persen. Banyak properti komersial dengan harga Rp 3-8 miliar di sana seperti ruko maupun gudang. Dan sudah ada penyewanya long term 10-20 tahun. Sehingga sangat menguntungkan bagi investor,” kata Bambang.

Sementara untuk produk di dalam negeri, pihaknya menawarkan properti baik ruko maupun vila di Batam.

Saat ini Batam menjadi pilihan menari bagi investor. Selain dekat dengan Singapura, juga harganya jauh lebih murah dibandingkan di Jakarta dan Surabaya. Sebab free tax.

“Ini developer besar di sana yang sudah sukses mengembangkan banyak proyek. Ini yang terbaru vila dan resort dengan private beach. Jumlahnya terbatas 156 unit dengan harga start Rp 3,9 miliar. Bila disewakan bisa Rp 200-300 juta setahun. Ada juga ruko dengan harga mulai Rp 900 juta,” pungkas Bambang. (fix/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#properti #Galaxy Property #Investor Surabaya #landed house #Ray White