Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Universitas Ciputra Jamin Biaya Kuliah 18 Mahasiswa yang Kehilangan Orang Tua Senilai Rp1,9 Miliar

Andy Satria • Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:06 WIB
PROGRAM BEASISWA: Wakil Rektor UC Surabaya, Michael Herry Tera (tengah), menunjukkan program bantuan kepada mahasiswa yang orang tuanya meninggal.
PROGRAM BEASISWA: Wakil Rektor UC Surabaya, Michael Herry Tera (tengah), menunjukkan program bantuan kepada mahasiswa yang orang tuanya meninggal.

radarsurabayabisnis.id - Sebanyak 18 mahasiswa Universitas Ciputra (UC) Surabaya terbebas dari ancaman putus kuliah setelah kehilangan orang tua yang menjadi tulang punggung keluarga. Mereka memperoleh jaminan biaya pendidikan dari kampus melalui program perlindungan khusus yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

Hingga pertengahan 2026, total nilai pertanggungan yang telah dicairkan mencapai Rp1,9 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membiayai perkuliahan mahasiswa bersangkutan sampai dinyatakan lulus.

Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian Universitas Ciputra Surabaya dalam memperingati Hari Anak Nasional ke-42 yang jatuh pada Jumat (17/7). Kampus menilai musibah kehilangan pencari nafkah tidak boleh menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk meraih gelar sarjana.

Baca Juga: Karyawan Hotel Ciputra World Surabaya Dilatih Basic Life Support, Agar Siap Tangani Keadaan Darurat

Vice Rector for Operations, Technology, and Resources Universitas Ciputra, Michael Herry Tera, mengatakan kehilangan sosok pencari nafkah merupakan pukulan berat bagi sebuah keluarga. Namun, kampus berkomitmen untuk tetap mendampingi mahasiswa pada masa sulit.

"Kehilangan sosok pencari nafkah tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga. Namun, kami percaya musibah tidak boleh memutus kesempatan mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan hingga lulus," ujarnya di sela-sela peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di kampus setempat.

Pengajuan Mudah, Perlindungan Berlaku Otomatis

Tera menjelaskan prosedur pengajuan program ini tergolong mudah. Mahasiswa yang orang tuanya meninggal dunia cukup melapor ke program studi atau bagian keuangan kampus dengan melampirkan dokumen pendukung, seperti akta kematian dan kartu keluarga.

"Setelah proses administrasi selesai, dananya akan cair dan dipakai untuk pembiayaan kuliah sampai mereka di semester delapan selesai," katanya.

Yang membedakan program ini dari beasiswa pada umumnya adalah tidak adanya syarat prestasi akademik maupun nonakademik. Setiap mahasiswa UC mendapatkan perlindungan yang sama secara otomatis, tanpa melihat indeks prestasi atau capaian lainnya selama menempuh studi.

Baca Juga: Kembali Digelar di Ciputra World Surabaya, BCA Expoversary Berikan Banyak Penawaran Menarik

Saat ini, lebih dari 4.500 mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya telah terdaftar dalam program perlindungan biaya pendidikan tersebut.

Dukungan agar Mahasiswa Tetap Fokus Kuliah

President Director PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life), Hengky Djojosantoso, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia berharap program serupa dapat diterapkan lebih luas di dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

"Harapannya, kehilangan orang tua tidak berarti anak harus putus sekolah, tetapi anak bisa tetap melanjutkan sekolahnya sampai selesai," ujarnya.

Melalui jaminan ini, Universitas Ciputra berharap mahasiswa dapat lebih fokus menjalani perkuliahan tanpa dibayangi kekhawatiran biaya di tengah masa berkabung.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surabaya
UC Surabaya bantuan biaya pendidikan Ciputra Life Universitas Ciputra Surabaya