RADAR SURABAYA BISNIS – Menteri Keuangan Suahasil Nazara meminta jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) meningkatkan ketajaman pengawasan dalam menjalankan tugasnya.
Arahan ini disampaikan dalam acara pelantikan 14 pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan, Senin (21/9/2026).
Kepada jajaran DJP, Suahasil meminta para pejabat mampu membaca kondisi perekonomian dan memahami perilaku wajib pajak, guna mengambil keputusan yang tepat dalam menjalankan tugas perpajakan.
Baca Juga: Kementan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan untuk Industri Bioetanol Nasional, 8 Juta Lapangan Kerja Menan
Ia menegaskan target penerimaan negara tetap menjadi hal penting, namun harus diimbangi dengan sistem perpajakan yang kredibel dan adil.
"Target penerimaan sangat penting dan kita penting untuk membangun sistem perpajakan yang kredibel, adil, dan mampu menopang keuangan negara secara berkelanjutan," kata Suahasil di Kementerian Keuangan, Jakarta.
Kepada pejabat DJBC, Suahasil meminta penguatan pengawasan dengan pendekatan berbasis risiko, sehingga Bea Cukai mampu membaca pola pelanggaran, bukan sekadar bertindak setelah pelanggaran terjadi.
Baca Juga: Warga Surabaya Waspada! Banjir Rob Diprediksi Landa Pesisir 11 Hari ke Depan
"Saya meminta agar pengawasan Direktorat Jenderal Bea Cukai menjadi semakin tajam, berbasis risiko, mampu membaca pola, bukan hanya menindak setelah pelanggaran terjadi," ujarnya.
Menurut Suahasil, pengawasan terhadap kegiatan ekonomi diperlukan untuk menekan berbagai aktivitas ilegal, meski Bea Cukai tetap memiliki tugas mengumpulkan penerimaan negara.
Selain fungsi penerimaan dan pengawasan, Suahasil mengingatkan Bea Cukai turut memiliki peran membina kegiatan usaha masyarakat, terutama pelaku usaha yang berorientasi ekspor.
Baca Juga: Pendaftaran Insentif Dosen Ma'had Aly 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat Pencairan Rp1 Juta di Sini
"Direktorat Jenderal Bea Cukai juga adalah fungsi Kementerian Keuangan mengumpulkan penerimaan, dan juga memiliki fungsi Kementerian Keuangan untuk melakukan pembinaan terhadap usaha masyarakat, terutama yang berorientasi kepada ekspor," tutup Suahasil.
Editor : Hany AkasahSumber : radar surabaya bisnis