radarsurabayabisnis.id - Peran dunia usaha dalam membantu masyarakat kembali terlihat di Kota Surabaya. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), para pengusaha hiburan Surabaya bersama Yayasan Suryani Setyadi menyalurkan sebanyak 2.300 paket sembako kepada warga Kecamatan Krembangan, Selasa (23/6).
Bantuan tersebut disalurkan di kawasan Resto 10Regentstraat, Jalan Kebon Rojo, Surabaya, dan mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci penting dalam memperkuat jaring pengaman sosial masyarakat.
Baca Juga: Radar Surabaya Award 2026 Bidik Institusi dan Perusahaan dengan Inovasi serta Layanan Terbaik
"Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada pengusaha yang kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat Surabaya. Membangun kota ini tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian, tetapi membutuhkan semangat gotong royong dan saling berbagi," ujar Eri Cahyadi.
Jumlah Bantuan Meningkat Dibanding Tahun Lalu
Eri mengungkapkan, jumlah bantuan yang diberikan tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika pada tahun lalu bantuan yang disalurkan sekitar 1.500 paket sembako, tahun ini jumlahnya bertambah menjadi sekitar 2.300 paket yang berisi berbagai kebutuhan pokok masyarakat.
Menurut Eri, peningkatan jumlah bantuan tersebut menunjukkan semakin kuatnya kepedulian dunia usaha terhadap kondisi sosial masyarakat Surabaya.
Baca Juga: Solusi Sampah Surabaya, Pemkot Gandeng PLN dan Industri Semen untuk Jadi Bahan Bakar
"Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi perusahaan lain maupun meryasyarakat yang memiliki kemampuan untuk ikut berbagi. Masih banyak warga yang membutuhkan uluran tangan sehingga semangat gotong royong harus terus kita jaga," katanya.
Pemkot Fokus Pendidikan dan Rumah Tidak Layak Huni
Wali Kota Surabaya menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan anggaran untuk program-program dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan gratis dan perbaikan rumah tidak layak huni.
Karena itu, keterlibatan perusahaan melalui program CSR dinilai sangat membantu melengkapi berbagai program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
"Surabaya masih memiliki masyarakat yang memerlukan uluran tangan. Karena itu semangat gotong royong harus terus diperkuat," ujar Eri.
Ia juga mengajak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, sedekah maupun bentuk donasi lainnya untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga yang membutuhkan.
10Regentstraat Hadirkan Konsep Kuliner Heritage
Dalam kesempatan tersebut, Eri Cahyadi juga menyambut kehadiran 10Regentstraat di kawasan Pos Bloc Surabaya yang mengusung konsep kuliner bernuansa heritage.
Nama 10Regentstraat sendiri terinspirasi dari kawasan bersejarah Regenstraat yang menjadi bagian dari perjalanan panjang Kota Surabaya.
Menurut Eri, konsep tersebut menjadi daya tarik baru wisata kota karena memadukan sajian kuliner dengan nuansa bangunan bersejarah khas Surabaya tempo dulu.
"Pengunjung tidak hanya menikmati kuliner Indonesia maupun Belanda, tetapi juga dapat menyaksikan langsung proses memasak para chef. Dengan konsep seperti ini, Pos Bloc Surabaya memiliki tambahan destinasi kuliner yang unik," ujarnya.
Kehadiran konsep kuliner heritage tersebut diharapkan tidak hanya memperkaya pilihan wisata kuliner, tetapi juga memperkuat identitas sejarah Kota Surabaya sebagai salah satu destinasi wisata perkotaan yang terus berkembang.
Editor : Hany Akasah