Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

RANS Entertainment Milik Raffi Ahmad IPO, Bidik Dana Rp429 Miliar untuk Proyek Ini

Hany Akasah • Selasa, 23 Juni 2026 | 18:52 WIB
PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, perusahaan media dan hiburan yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, perusahaan media dan hiburan yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

radarsurabayabisnis.id - PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, perusahaan media dan hiburan yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO), perseroan membidik penghimpunan dana hingga Rp429,25 miliar untuk memperkuat bisnis sekaligus mendanai berbagai ekspansi baru.

Berdasarkan prospektus ringkas yang diterbitkan Selasa (23/6), RANS Entertainment menawarkan sebanyak-banyaknya 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Harga penawaran saham berada pada kisaran Rp135 hingga Rp170 per saham.

sBaca Juga: Pasar Saham Indonesia Dapat Catatan Merah dari Lembaga Global, OJK Akui Ada Masalah Transparansi

Langkah IPO ini menjadi salah satu tonggak penting bagi perusahaan yang berkembang dari bisnis konten digital menjadi grup media dan hiburan dengan berbagai lini usaha.

Dana IPO untuk Konser, AI, hingga Cipungland

Manajemen RANS Entertainment mengungkapkan bahwa dana hasil IPO tidak hanya digunakan untuk memperkuat bisnis inti di sektor media dan hiburan, tetapi juga untuk membiayai sejumlah proyek ekspansi yang diharapkan menjadi sumber pertumbuhan baru dalam beberapa tahun mendatang.

Porsi terbesar, yakni 37,61 persen dana IPO, akan digunakan untuk kebutuhan operasional penyelenggaraan konser yang menghadirkan artis lokal maupun internasional di berbagai kota di Indonesia.

Sebanyak 19,8 persen dana akan dialokasikan untuk mengakuisisi saham PT Rans Kosmetika Indonesia, perusahaan yang menaungi merek kecantikan Slavina.

Baca Juga: IHSG Loncat Tinggi di Awal Perdagangan, Sentimen Global Dorong Penguatan Pasar Saham Domestik

Sementara itu, 18,64 persen dana akan digunakan untuk pembangunan wahana bermain dan edukasi bernama Cipungland, yang terinspirasi dari julukan putra Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rayyanza Malik Ahmad atau yang akrab disapa Cipung.

RANS juga mengalokasikan 8,15 persen dana untuk membentuk perusahaan patungan bersama PT Feedloop Global Teknologi guna mengembangkan bisnis berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Selain itu, 6,98 persen dana IPO akan digunakan untuk pelunasan lebih awal pinjaman kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. Sisanya akan dialokasikan ke sejumlah anak usaha untuk mendukung pengembangan bisnis dan ekspansi jaringan usaha.

Kepemilikan Raffi Ahmad Tetap Dominan

Setelah IPO, kepemilikan saham Raffi Ahmad akan terdilusi dari 78,68 persen menjadi sekitar 62,93 persen. Meski mengalami pengurangan porsi kepemilikan, Raffi tetap menjadi pemegang saham pengendali perusahaan.

Dalam prospektus juga disebutkan bahwa Raffi Ahmad berkomitmen untuk tidak mengalihkan kendali perusahaan selama tiga tahun setelah pencatatan saham perdana, kecuali untuk memenuhi ketentuan hukum atau keputusan lembaga berwenang.

Selain Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, sejumlah tokoh publik dan pelaku bisnis juga tercatat sebagai pemegang saham perusahaan, di antaranya Kaesang Pangarep, Dony Oskaria, Sutanto Hartono, dan PT Indonesia Entertainmen Grup.

Risiko Ketergantungan pada Figur Raffi dan Nagita

Di balik rencana ekspansi besar tersebut, perseroan juga mengakui adanya sejumlah risiko usaha yang perlu diperhatikan investor.

Salah satu risiko utama adalah tingginya ketergantungan terhadap figur Raffi Ahmad, Nagita Slavina, serta keluarga mereka yang selama ini menjadi wajah utama berbagai konten dan aktivitas bisnis RANS Entertainment.

Manajemen menilai bahwa berkurangnya keterlibatan mereka atau munculnya isu yang berdampak pada reputasi keluarga dapat memengaruhi kinerja operasional maupun kondisi keuangan perusahaan.

Pendapatan dan Laba Mengalami Penurunan

Dari sisi kinerja keuangan, RANS Entertainment membukukan pendapatan sebesar Rp353,37 miliar sepanjang tahun 2025. Angka tersebut turun 13,91 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp410,49 miliar.

Laba tahun berjalan juga mengalami penurunan cukup signifikan, yakni 41,6 persen dari Rp97,07 miliar menjadi Rp56,69 miliar.

Manajemen menjelaskan bahwa penurunan tersebut terutama disebabkan oleh melemahnya bisnis duta merek (brand ambassador), talent management, serta penjualan produk berbasis kekayaan intelektual (IP).

Meski demikian, perusahaan optimistis prospek bisnis ke depan tetap menjanjikan. Strategi yang disiapkan antara lain diversifikasi sumber pendapatan, peningkatan monetisasi konten digital, perluasan jaringan distribusi, serta penguatan kolaborasi strategis di berbagai sektor bisnis.

Dengan dana segar dari IPO, RANS Entertainment berharap dapat mempercepat transformasi dari perusahaan konten digital menjadi grup media dan hiburan terintegrasi yang memiliki sumber pendapatan lebih beragam, mulai dari konser, bisnis kecantikan, taman hiburan keluarga, hingga teknologi berbasis kecerdasan buatan.

Editor : Hany Akasah
#RANS entertainment #cipungland #raffi ahmad #ipo #saham