Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

IHSG Awal Pekan Melesat 3,68 Persen ke Level 6.228, Sektor Industri Dasar Jadi Penopang Utama

Hany Akasah • Senin, 15 Juni 2026 | 10:13 WIB
PERFORMA IMPRESIF : Mengawali perdagangan Senin (15/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil impresif dengan melonjak 220,96 poin (+3,68%) ke level 6.228,61. (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)
PERFORMA IMPRESIF : Mengawali perdagangan Senin (15/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil impresif dengan melonjak 220,96 poin (+3,68%) ke level 6.228,61. (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)

 

RADAR SURABAYA BISNIS -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan awal pekan ini, Senin (15/06) dengan performa yang sangat impresif.

Berdasarkan data pasar terkini pada pukul 09.45 WIB, indeks melesat tajam sebesar 220,96 poin atau menguat 3,68 persen ke level 6.228,61.

Kenaikan yang signifikan ini mencerminkan tingginya optimisme investor di pasar modal Indonesia setelah sebelumnya ditutup di level 6.007,66 pada hari Jumat (12/6).

Kenaikan indeks secara menyeluruh didorong oleh performa positif hampir di semua sektor.

Sektor industri dasar (Basic Industry) menjadi pemimpin kenaikan dengan penguatan yang sangat signifikan mencapai 6,33 persen.

Baca Juga: Sempat Anjlok, Harga Emas Antam Merangkak Naik ke Zona 2,72 Juta Rupiah

Sektor lain yang juga mencatatkan kinerja positif di antaranya sektor transportasi yang naik 3,50 persen, sektor industri naik 3,47 persen, serta infrastruktur yang tumbuh 3,41 persen.

Di jajaran saham penggerak pasar (Top Gainers), sejumlah emiten mencatatkan kenaikan harga fantastis hingga menyentuh batas atas otomatis (Auto Rejection Atas) yaitu : 

  • PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA): Memimpin lonjakan sebesar 29,87 persen ke level Rp100 per lembar saham.

  • PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK): Naik 24,88 persen ke level Rp1.255.

  • PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP): Menguat 24,86 persen ke level Rp442.

  • PT Remala Abadi Tbk (DATA): Mencatatkan kenaikan 24,83 persen menjadi Rp1.810.

  • PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK): Naik 24,31 persen ke level Rp450.

Sementara itu, di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan jual cukup dalam (Top Losers), dipimpin oleh PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) yang terkoreksi sebesar 10,00 persen ke harga Rp117.

Baca Juga: Kurangi Ketergantungan Dolar AS, DPR Puji Langkah BI Perkuat Rupiah Lewat Kerja Sama dengan Tiongkok dan Hong Kong

Diikuti oleh PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) yang turun 8,33 persen ke level Rp198, dan PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) yang melemah 6,87 persen ke level Rp122.

Aktivitas investor asing juga terpantau bergairah dengan mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) sebesar Rp287,77 miliar di seluruh pasar, menandakan aliran modal masuk (inflow) yang kuat dari investor mancanegara ke pasar domestik.

Penguatan hari ini melanjutkan tren positif dari akhir pekan lalu (Jumat, 12/6), di mana IHSG ditutup menguat 2,07 persen dengan volume perdagangan mencapai 37,473 miliar lembar saham dan turnover Rp21,681 triliun dari 2,4 juta kali transaksi.

Investment Advisor Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menjelaskan bahwa kombinasi faktor eksternal dan domestik sukses menjadi motor penggerak indeks.

Dari eksternal, pasar merespons positif ekspektasi kesepakatan damai AS-Iran serta koreksi harga minyak mentah di bawah USD 90 per barel.

“Selain itu beberapa sentimen positif dari domestik di antaranya adanya pernyataan dari pemerintah yang akan melakukan efisiensi anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menurunkan target pembangunan koperasi desa Merah Putih sebesar 50 persen,” ujar Alrich.

Meski demikian, Alrich mengingatkan untuk pekan ketiga Juni ini, IHSG berpotensi bergerak konsolidasi pada kisaran support 5.900–6.000 dan resistance di 6.150–6.220. (nov/han)

Editor : Hany Akasah
#Mbg #iran #ihsg #industri #saham