Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Akhir Pekan Ceria, Saham Bank Besar dan Energi Kompak Menghijau Dongkrak IHSG ke Level 6.007

Hany Akasah • Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:21 WIB
MELESAT : IHSG sukses melanjutkan reli tajam menjelang akhir pekan dengan mendarat di level 6.007,66, naik 2,07% (+121,62 poin) pada perdagangan Jumat (12/6). (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)
MELESAT : IHSG sukses melanjutkan reli tajam menjelang akhir pekan dengan mendarat di level 6.007,66, naik 2,07% (+121,62 poin) pada perdagangan Jumat (12/6). (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)

 

RADAR SURABAYA BISNIS - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses melanjutkan reli tajam dan menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau.

Berdasarkan data Google Finance pada penutupan pasar Jumat (12/6/2026) sore pukul 16.00 WIB, IHSG bertengger di level 6.007,66. Angka ini merepresentasikan lonjakan signifikan sebesar 2,07% atau bertambah 121,62 poin dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya.

Sejak bel pembukaan perdagangan dimulai, indeks langsung tancap gas di level 5.960,42 dan terus bergerak fluktuatif di zona aman dengan titik terendah harian berada di level 5.952,85.

Memasuki sesi pagi sekitar pukul 09.10 hingga 09.13 WIB, IHSG sempat bergerak di rentang 5.970 hingga 5.978. Optimisme pasar terus terjaga hingga menjelang akhir sesi, di mana indeks sempat menyentuh level tertinggi harian (intraday) di posisi 6.074,07 sebelum akhirnya resmi ditutup di atas level psikologis 6.000.

Baca Juga: Angin Segar Ekonomi Domestik, Sempat Tembus Rp 18.171, Rupiah Akhir Pekan Ini Perkasa ke Level Rp 17.779 per Dolar AS

Laju impresif IHSG pada hari ini ditopang kuat oleh aksi beli masif pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), khususnya dari sektor perbankan, telekomunikasi, dan energi.

Berdasarkan data Refinitiv, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memimpin jangkar penguatan dengan sumbangan 11,7 poin, disusul oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) sebesar 4,17 poin, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar 3,91 poin.

Sektor energi juga menjadi motor penggerak utama melalui performa gemilang indeks IDX Energy yang sempat naik ke level 2.782,71, didorong oleh penguatan saham Super Energy (6,67%), Petrosea (5,49%), dan Indika Energy (5,24%).

Meskipun performa akhir pekan ini terbilang sangat impresif dan berhasil mempertegas posisi support jangka pendek di atas area 5.950, para pelaku pasar mencatat bahwa posisi IHSG saat ini sebenarnya masih berada jauh di bawah puncaknya pada awal tahun 2026 yang sempat menyentuh area 9.174,47 (tertinggi 52 minggu).

Secara year-to-date, indeks masih mengantongi koreksi yang cukup dalam akibat tekanan pasar global dalam beberapa bulan ke belakang.

Baca Juga: Artis Ibu Kota VP dan FF Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Rugikan Pengusaha Audio Surabaya Rp213 Juta

"Secara teknikal, penguatan hari ini mempertegas upaya IHSG keluar dari fase tekanan yang terjadi sejak awal tahun. Pada grafik harian, indeks berhasil bertahan di atas area 5.950 yang kini menjadi support jangka pendek sekaligus bergerak di atas garis rata-rata pergerakan 20 hari," tulis analis dalam riset harian pasar modal.

Selain faktor domestik, penguatan IHSG juga sejalan dengan tren positif yang melanda bursa saham global dan regional Asia yang mayoritas menghijau menjelang akhir pekan.

Berdasarkan data pasar terkait yang terpantau pada sore hari, bursa saham Amerika Serikat juga kompak menguat, dipimpin oleh indeks Dow Jones Industrial Average yang naik 0,70% ke level 51.202,26, S&P 500 menguat 0,50% ke level 7.431,46, serta Nasdaq Composite yang terapresiasi 0,31% di level 25.888,84.

Kembalinya aliran modal asing ke pasar aset berisiko dalam negeri ini diharapkan mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan pasar keuangan domestik ke depan. (nov/han)

Editor : Hany Akasah
#IDX #energi #IHC #bank #saham