RADAR SURABAYA BISNIS - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat signifikan pada perdagangan Selasa (9/6/2026) setelah sempat jatuh cukup dalam pada hari sebelumnya.
Berdasarkan data perdagangan, IHSG dibuka menguat di level 5.344,69. Memasuki pertengahan hari, laju indeks kian perkasa hingga menutup sesi pertama dengan lonjakan tajam.
Aksi beli terus berlanjut hingga akhir sesi perdagangan. Berdasarkan data pasar per pukul 15.21 WIB, IHSG resmi menutup perdagangan hari ini dengan lonjakan luar biasa sebesar 339,60 poin atau melesat 6,36% ke level 5.681,74.
Sepanjang hari ini, indeks bergerak sangat fluktuatif dalam rentang 5.318,14 (terendah) hingga 5.686,70 (tertinggi), setelah pada hari sebelumnya ditutup di level 5.342,14.
Baca Juga: BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,5 Persen demi Rupiah, DPR Beri Lampu Hijau Himbara Buyback Saham
Pergerakan liar ini menunjukkan pasar domestik sedang berada dalam fase mencari keseimbangan baru pasca-tekanan jual besar (sell-off) yang menghantam pasar pada beberapa sesi terakhir. Secara teknikal maupun psikologis, rebound tajam ini mencerminkan adanya aksi perburuan saham murah (bargain hunting) oleh para investor, meskipun belum sepenuhnya mengubah tren pelemahan jangka panjang mengingat posisi tertinggi dalam 52 minggu terakhir berada di level 9.174,47.
Lonjakan indeks hari ini ditopang oleh menghijaunya seluruh sektor saham, dipimpin oleh sektor industri yang melonjak 5,93%, sektor basis 5,71%, dan sektor energi 5,08%. Sebanyak 603 saham bergerak menguat, 118 saham melemah, dan 92 saham stagnan, dengan total nilai transaksi harian pada sesi satu saja sudah mencapai Rp 13,8 triliun.
Saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) non-perbankan menjadi pendorong utama indeks sejak pagi. Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) memimpin penguatan dengan melonjak 8,94% ke level Rp 2.560 per saham, menyusul pengumuman pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 21,9 triliun atau setara Rp 221 per saham (yield sekitar 9%).
Baca Juga: Jaga Iklim Investasi Smelter, Kebijakan Gross Split ESDM Dipastikan Eksklusif untuk Migas
Selain TLKM, saham lain seperti AMRT, MORA, DSSA, ANTM, ARCI, IRSX, dan LAJU juga ikut mencatatkan penguatan. Di sisi lain, beberapa saham perbankan besar sempat menjadi penahan laju indeks di awal sesi, di mana BMRI melemah ke Rp 3.690 dan BBRI turun ke Rp 2.580. Namun, saham perbankan lain seperti BBCA dan BBNI terpantau sukses berbalik ke zona hijau.
Lompatan besar IHSG ini juga dipicu oleh sentimen positif dari dalam negeri, menyusul agenda pertemuan penting antara Wakil Ketua DPR RI dengan para petinggi sektor keuangan nasional di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Himbara sekaligus Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setiawan, Ketua Perbanas sekaligus Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Kepala Badan Pengaturan BUMN/COO Danantara Indonesia Dony Oskaria.
Terkait agenda tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan langsung mengenai kondisi industri perbankan nasional.
Baca Juga: Gunakan Metode OODA Loop, Ini Kisah di Balik Lahirnya Buku Presiden Solusi Prabowo
"Pada hari ini Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melakukan koordinasi serta evaluasi terhadap situasi pada saat ini berkaitan dengan situasi perbankan di tanah air," ujar Sufmi Dasco.
Ia mengaku sudah mendapatkan informasi tepercaya dan menyeluruh mengenai situasi fundamental perbankan saat ini langsung dari perwakilan Himbara dan Perbanas. "Yang berdasarkan hasil diskusi perkembangannya sangat bagus," kata Dasco.
Kondisi eksternal yang relatif kondusif turut membantu meredakan kekhawatiran pasar. Meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih berada di kisaran Rp 18.160, tekanannya dinilai mulai terbatas dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Kombinasi antara valuasi saham big caps yang menarik, kejelasan dividen TLKM, serta hasil evaluasi positif perbankan nasional berhasil memicu kembalinya kepercayaan investor di pasar modal Indonesia. (nov/han)