RADAR SURABAYA BISNIS - Tren pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan yang cukup signifikan pada pembukaan perdagangan akhir pekan ini.
Berdasarkan data terbaru dari Butik Emas logam mulia per Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 08:40 WIB, harga jual emas merosot tajam sebesar Rp 32.000 atau turun 1,16% dibandingkan hari sebelumnya, sehingga kini berada di posisi Rp 2.738.000 per gram.
Penurunan ini memutus tren rebound tipis yang sempat terjadi pada Jumat (5/6), di mana harga emas sempat menguat ke angka Rp 2.770.000 per gram.
Secara kumulatif, pergerakan harga emas sepanjang awal bulan Juni 2026 ini menunjukkan tren pelemahan yang cukup kentara. Merujuk pada data grafik riwayat perubahan harga sejak tanggal 1 Juni, harga emas telah terpangkas sebesar Rp 61.000 atau terkoreksi sekitar 2,18% dari harga pembukaan awal bulan yang sempat bertengger di level Rp 2.799.000 per gram.
Baca Juga: Impor Migas Melonjak 82,52 Persen, ESDM Siapkan Strategi Baru Saat Dolar AS Tembus Rp18.049
Meskipun sempat stagnan di angka Rp 2.774.000 pada tanggal 2 dan 3 Juni, fluktuasi harga terus membayangi komoditas pelindung nilai (safe haven) ini hingga kembali terkoreksi dalam pada hari ini.
Sejalan dengan merosotnya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback oleh pihak Antam juga mengalami kejatuhan yang cukup dalam. Sebagaimana hari ini harga buyback terpangkas sebesar Rp 52.000 atau anjlok 2,01%, membuat nilai tebus emas berada di angka Rp 2.531.000 per gram.
Dengan selisih harga jual dan harga beli kembali tersebut, jarak aman atau spread emas Antam saat ini tercatat sebesar Rp 207.000 atau sekitar 7,56%.
Baca Juga: Benarkah WNI Bertabungan Rp3 Miliar Wajib Membeli Obligasi Danantara? Menkeu Buka Suara
Para investor dan masyarakat yang berencana melakukan transaksi investasi emas diimbau untuk terus memantau pergerakan harga global serta fluktuasi nilai tukar yang menjadi faktor utama pemicu perubahan harga domestik ini. (nov/han)
Editor : Hany Akasah