RADAR SURABAYA BISNIS - Nilai instrumen investasi aman (safe haven) logam mulia PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan posisi puncaknya pada pertengahan tahun ini.
Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Butik Emas Logam Mulia (LM) - Surabaya pada Rabu pagi, 3 Juni 2026 pukul 08:16 WIB, harga jual emas batangan Antam pecahan 1 gram dipatok sebesar Rp 2.774.000.
Angka ini mencerminkan stabilitas nilai komoditas emas di tengah pergerakan pasar finansial domestik yang dinamis.
Sementara itu, bagi investor yang berniat untuk melikuidasi atau menjual kembali aset logam mulianya, Antam menetapkan harga pembelian kembali (buyback) sebesar Rp 2.584.000 per gram.
Baca Juga: Dari Hobi Jadi Profesi, Bagaimana Generasi Z Mengubah Tren DIY Menjadi Ladang Bisnis Baru
Baik harga jual maupun harga buyback pada pembukaan perdagangan hari ini menunjukkan tren mendatar atau belum mengalami perubahan persentase (0%) dibandingkan dengan penutupan perdagangan hari sebelumnya.
Dengan selisih antara harga jual dan harga beli kembali (spread) yang berada di angka Rp 190.000 atau setara dengan 6,85%, para pelaku pasar diimbau untuk lebih cermat dalam memperhitungkan jangka waktu investasi mereka.
Besaran spread ini merupakan faktor krusial bagi investor retail, mengingat keuntungan optimal dari investasi emas batangan umumnya baru akan terasa dalam jangka menengah hingga panjang guna menutup margin selisih tersebut.
Baca Juga: Insentif Kendaraan Listrik Ditunda, Momentum Evaluasi Alokasi Subsidi untuk Keadilan Ekonomi Daerah
Pergerakan harga emas di tingkat regional, senantiasa menjadi barometer penting bagi aktivitas investasi masyarakat di Jawa Timur.
Para pengamat komoditas menilai bahwa level harga yang kokoh di kisaran Rp 2,7 juta ini masih sangat dipengaruhi oleh dinamika inflasi global serta ketidakpastian geopolitik, yang secara tidak langsung terus mempertahankan daya tarik emas sebagai aset pelindung nilai utama. (nov/han)
Editor : Hany Akasah