Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Makin Digemari Masyarakat, Transaksi QRIS Naik 108 Persen dan Digital Banking Tumbuh Pesat Tembus Rp 1.219 Triliun

Hany Akasah • Kamis, 21 Mei 2026 | 15:47 WIB
DIGITAL: BI bebaskan biaya MDR QRIS untuk transaksi hingga Rp 500 ribu.
DIGITAL: BI ungkap pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital nasional, di mana penggunaan QRIS meroket tajam hingga 108% pada April 2026. 

RADAR SURABAYA BISNIS – Transaksi ekonomi dan keuangan digital di Indonesia mencatatkan pertumbuhan pesat pada April 2026. Bank Indonesia (BI) melaporkan lonjakan tajam ini didorong oleh adopsi masyarakat yang semakin masif terhadap pembayaran digital, terutama penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang meroket hingga lebih dari 100 persen.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa volume transaksi pembayaran digital secara keseluruhan telah menembus angka 5,15 miliar transaksi.

"Volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,15 miliar transaksi atau tumbuh 42,86% secara year-on-year (yoy) pada April 2026, didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran digital," jelas Perry dalam pemaparan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI.

Baca Juga: BPH Migas Ungkap Stok Pertalite dan Pertamax, Cukup Untuk beberapa Pekan

Kinerja positif ekosistem digital ini sangat ditopang oleh transaksi QRIS yang terus menunjukkan tren luar biasa dengan lonjakan mencapai 108,43% (yoy).

Selain itu, adaptasi layanan perbankan digital juga terus meningkat, terlihat dari volume transaksi aplikasi mobile banking dan internet banking yang masing-masing tumbuh sebesar 15,92% (yoy) dan 22,95% (yoy).

Dari sisi infrastruktur sistem pembayaran ritel, BI-FAST juga mencatatkan capaian impresif. Volume transaksi melalui BI-FAST menembus 490 juta transaksi, atau tumbuh 46,09% (yoy), dengan nilai transaksi mencapai Rp 1.219 triliun pada April 2026.

Baca Juga: Ekspor Batu Bara dan Sawit Bakal Dikelola BUMN Khusus, Ini Kekhawatiran Pelaku Usaha

Sementara itu, untuk transaksi bernilai besar, sistem BI-RTGS mencatat volume 0,91 juta transaksi (naik 25,72% yoy) dengan perputaran nominal yang sangat besar, yakni tumbuh 14,55% (yoy) menjadi Rp 17.520 triliun. 

Pertumbuhan di berbagai lini pembayaran ini mengonfirmasi semakin kuatnya ekosistem keuangan digital di Indonesia yang ditopang oleh sistem yang aman, lancar, dan andal.

Baca Juga: BI Resmi Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5,25 persen, Ini Dampaknya ke Rupiah dan Kredit

Editor : Hany Akasah
#BI-FAST #digital #bank indonesia #transaksi #qris