RADAR SURABAYA BISNIS - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami lonjakan pada perdagangan Kamis (21/5).
Setelah sebelumnya melemah, harga logam mulia kini berbalik menguat cukup tajam.
Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam untuk pecahan satu gram dibanderol sebesar Rp 2.800.000 per gram.
Harga tersebut naik Rp 35.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Baca Juga: Mau Ajukan KPR atau Pinjaman? Cek Dulu Skor Kreditmu di iDebku OJK, Ini Caranya
Kenaikan harga emas ini menunjukkan pasar logam mulia domestik kembali mendapat dorongan positif di tengah dinamika ekonomi global.
Pergerakan harga emas masih dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari arah pergerakan dolar Amerika Serikat, ketidakpastian geopolitik, hingga fluktuasi pasar keuangan internasional.
Tak hanya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami kenaikan dengan nominal yang sama.
Harga buyback tercatat naik Rp 35.000 menjadi Rp 2.604.000 per gram dibandingkan posisi sebelumnya.
Baca Juga: Transaksi Makin Transparan, Tata Kelola Pembayaran Dam Haji RI Cetak Sejarah Baru
Kenaikan harga buyback menandakan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas masih cukup tinggi di tengah kondisi global yang belum stabil.
Emas pun masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat karena dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Berikut rincian harga emas Antam pada Kamis (21/5):
0,5 gram = Rp 1.450.000
1 gram = Rp 2.800.000
2 gram = Rp 5.540.000
3 gram = Rp 8.285.000
5 gram = Rp 13.775.000
10 gram = Rp 27.495.000
25 gram = Rp 68.612.000
50 gram = Rp 137.145.000
100 gram = Rp 274.212.000
250 gram = Rp 685.265.000
500 gram = Rp 1.370.320.000
1.000 gram = Rp 2.740.600.000
Baca Juga: Pertamina Temukan Potensi 11 Miliar Barel Minyak Baru
Harga tersebut merupakan harga dasar dan belum termasuk pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelaku pasar dan investor disarankan tetap mencermati perkembangan harga emas global serta pergerakan nilai tukar dolar AS sebelum melakukan transaksi jual maupun beli logam mulia. (iza/han)
Editor : Hany Akasah