RADAR SURABAYA BISNIS – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI/BRIS) terus memperkuat ekosistem digitalnya dengan melakukan ekspansi layanan ke luar negeri.
Terbaru, bank syariah terbesar di Indonesia ini tengah mempersiapkan layanan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) cross-border untuk wilayah Arab Saudi.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perseroan untuk meningkatkan pelayanan bagi nasabah Indonesia yang tengah menjalankan ibadah haji maupun umrah di Tanah Suci.
Baca Juga: Bak Gunung Uang, Kejagung Setor Rp 10,2 Triliun Hasil Kasus Lahan Hutan ke Kas Negara
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengungkapkan bahwa pengembangan layanan ini sejalan dengan komitmen BSI untuk menjadi bank syariah yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung transaksi digital yang berkelanjutan.
"Saat ini kami tengah mengembangkan penggunaan QRIS di Arab Saudi sesuai dengan strategi ekspansi luar negeri BSI dan peningkatan layanan nasabah BSI yang berada di Arab Saudi," ujar Anton dalam Press Conference Kinerja Triwulan I-2026 BSI secara virtual, Selasa (12/5/2026).
Selain untuk memudahkan nasabah, inisiatif ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan transaksi digital di lingkungan BSI secara global.
Saat ini, layanan QRIS BSI sendiri sebenarnya telah dapat digunakan di enam negara mitra, yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China.
Hingga periode Triwulan I-2026, performa digital BSI menunjukkan angka yang impresif. Jumlah merchant QRIS BSI telah mencapai 574.000 dengan volume transmencapai Rp1,7 triliun dari total 24,2 juta transaksi.
Baca Juga: Tumpeng Kebuli di Surabaya, Rahasia Daging Kambingnya Bisa Lumer di Mulut
Di sisi lain, super app terbaru milik perseroan, BYOND by BSI, juga menunjukkan pertumbuhan pesat. Sejak diluncurkan pada November 2024, aplikasi ini telah merangkul 6,55 juta pengguna dengan total volume transaksi mencapai Rp223 triliun.
Ekspansi ke Arab Saudi diyakini akan semakin memperkokoh posisi BSI sebagai pemimpin pasar perbankan syariah digital di tanah air.
Editor : Hany Akasah