RADAR SURABAYA BISNIS - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Selasa (12/5).
Setelah sebelumnya bergerak melemah, harga logam mulia kini kembali menguat tajam di awal perdagangan hari ini.
Mengacu pada data dari situs resmi Logam Mulia PT Antam per pukul 08.41 WIB, harga emas Antam untuk pecahan satu gram dibanderol sebesar Rp 2.859.000 per gram.
Angka tersebut naik Rp 40.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Baca Juga: MSCI Umumkan Review Indeks Hari Ini, Pasar Modal Indonesia Jadi Perhatian
Kenaikan harga emas ini menunjukkan minat investor terhadap aset safe haven kembali meningkat di tengah ketidakpastian pasar global.
Pergerakan harga emas masih dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi geopolitik internasional, pergerakan dolar AS, hingga sentimen ekonomi global.
Tak hanya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami kenaikan cukup signifikan.
Pada perdagangan hari ini, harga buyback tercatat berada di level Rp 2.676.000 per gram, atau naik Rp 50.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Baca Juga: Kali Tebu Surabaya Disulap Jadi Jalan Estetik Penuh Tabebuya Dilengkapi Jembatan Baru
Lonjakan pada harga buyback menunjukkan penguatan nilai emas secara keseluruhan di pasar domestik.
Kondisi ini biasanya menjadi perhatian investor maupun masyarakat yang aktif memantau pergerakan harga logam mulia.
Berikut rincian harga emas Antam pada Selasa (12/5):
0,5 gram = Rp 1.479.500
1 gram = Rp 2.859.000
2 gram = Rp 5.658.000
3 gram = Rp 8.462.000
5 gram = Rp 14.070.000
10 gram = Rp 28.085.000
25 gram = Rp 70.087.000
50 gram = Rp 140.095.000
100 gram = Rp 280.112.000
250 gram = Rp 700.015.000
500 gram = Rp 1.399.820.000
1.000 gram = Rp 2.799.600.000
Baca Juga: Naik Tajam, Utang RI Capai Rp9.920 Triliun, Defisit APBN Sentuh Rp240 Triliun
Harga tersebut merupakan harga dasar dan belum termasuk pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan pergerakan harga yang kembali menguat, masyarakat dan investor disarankan terus mencermati perkembangan pasar sebelum melakukan transaksi jual maupun beli emas. (iza/han)
Editor : Hany Akasah